Terbukti Suap Bupati Banyuasin, Zulfikar Dituntut Penjara 2 Tahun

0

PALEMBANG, BeritAnda – Zulfikar yang merupakan pengusaha dan terjerat kasus suap bupati non aktif Banyuasin Yan Anton Ferdian, hari ini dituntut dua tahun penjara dan denda Rp150 juta atau subsider tiga bulan penjara dalam sidang lanjutan dugaan suap yang melibatkan Yan Anton Ferdian di PN Tipikor Palembang, Kamis (26/1/2017).

Direktur CV Putra Pratama itu terbukti menyuap Yan Anton dengan tujuan memperlancar mendapat proyek pembangunan.

Sepanjang menjalani sidang, Zulfikar mengakui telah memberiakan uang yang totalnya mencapai Rp7,3 miliar kepada Diknas Banyuasin.

Pemberian uang terkait untuk mendapatkan proyek di Diknas Banyuasin sejak tahun 2013.

“Terdakwa Zulfikar terbukti melanggar pasal 5 ayat 1 huruf a UU RI nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tipikor sebagaimana telah diubah dengan UU RI nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tipikor,” kata JPU KPK, Feby Dwiyandospendy SH.

Mendengar tuntutan jaksa Zulfikar hanya tertunduk sepanjang sidang berlangsung.

Majelis hakim kemudian memberikan kesempatan pada Zulfikar untuk memberikan pembelaan pada sidang lanjutan.

Selain menuntut Zulfikar, sidang lanjutan kali ini juga menghadirkan tiga saksi lainnya yakni Anja Riski, Agustian bekerja sebagai PNS dan Budiono, pekerja di rumah bupati. (Febri)

Bagaimana Menurut Anda