Seolah di ‘Pimpong’ Pemda, Keberadaan Tambang TI Rajuk Resahkan Warga Beltim

0

BELTIM-BABEL, BERITAANDA – Warga Kecamatan Gantung Kabupaten Belitung Timur (Beltim) sangat resah terkait keberadaan tambang TI rajuk yang sering melakukan aktifitas di kawasan aliran dan hulu sungai Lenggang.

Pasalnya, sungai Lenggang yang menjadi sumber penyuplai air besih dari PDAM Kabupaten Belitung Timur untuk disalurkan kepada masyarakat, kini sering keruh.

Untuk itulah, sejumlah masyarakat mendatangi kantor bupati setempat guna menyampaikan aspirasi mereka terkait aktifitas tambang di aliran sungai tersebut, Kamis (6/9/2018).

Kedatangan warga secara spontan ini diterima Wakil Bupati Beltim bersama jajaran TNI, Polres, Kejaksaan, Dirut PDAM Beltim untuk berdialog mencari solusi serta tindakan dari pemda, guna melakukan penertiban kepada para pelaku tambang TI rajuk.

Wakil Bupati Beltim Drs Burhanuddin menegaskan, pihaknya sangat menyambut baik kedatangan warga untuk menyampaikan aspirasinya.

“Persoalan ini sudah lama, ini harus kita selesaikan bersama, jangan sampai terjadi konflik horizontal. ini sangat berbahaya,” tegas wabup.

“Pelaku tambang TI rajuk ini sudah merusak kepentingan umum. Dari pemkab juga akan diterjunkan Sat Pol PP bersama tim gabungan,” kata dia.

Sementara itu, Danramil 414-02 Manggar Mayor Infantri Trijoko menambahkan, pihaknya sangat mendukung untuk menertibkan tambang TI rajuk tersebut.

“Pada dasarnya TNI siap back up, membantu melaksanakan penertiban TI yang meresahkan masyarakat,” ujar Trijoko.

Picok selaku ketua rombongan menerangkan, sudah sejak lama keberadaan tambang TI rajuk ini. Kepada siapa lagi kami harus melapor atas keresahan TI rajuk yang membuat keruh air sungai Lenggang tersebut.

“Kami resah, air PDAM tidak lagi layak dikonsumsi. Pernah bersih, namun hanya beberapa minggu saja menjelang lebaran. Kami juga jangan terus di ‘pimpong’ seperti ini, mengadu kesana-kesini namun tak kunjung temukan hasil. Kepada siapa lagi kami harus mengadu,” kata Picok dengan nada kesal. (Helmi M Fadhil)

Bagaimana Menurut Anda