Sekda Sintang Tinjau Lokasi Kebakaran di Kawasan Pasar Inpres

92

SINTANG-KALBAR, BERITAANDA – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sintang Dra. Yosepha Hasnah,M.Si melakukan peninjauan ke lokasi delapan rumah toko (ruko) yang alami kebakaran pada Ahad dini hari kemarin, di Kawasan Pasar Inpres Sintang, Jalan Patimura, Kelurahan Tanjung Puri, Kecamatan Sintang.

Dalam kesempatan tersebut, Yosepha Hasnah mengatakan tujuan dilakukan peninjauan tersebut ialah untuk melihat kondis kedelapan bangunan ruko itu pasca terbakar pada Ahad dini hari kemarin. Yang ternyata ludes di lalap api hingga ke belakang.

“Tadi saya liat sendiri ternyata memang ludes ya sampai ke belakang banguan yang terbakar, dan memang waktu itu karena tengah malam kan posisi kebakarannya, sehingga memang ludes,” terangnya, Selasa (11/6/19) pagi.

Lanjut Yosepha, beruntung saja pada saat kejadian Ahad dini hari itu, petugas dengan cepat bertindak melakukan pemadaman setelah mendapat laporan dari warga, sehingga dirinya memberikan apresiasi yang luar biasa. Terlebih lokasi kebakaran tersebut berada di tepian sungai Kapuas, sehingga bisa terbantu meskipun kedelapan ruko tersebut terbakar semua.

“Paling tidak tetangga yang terdekat bisa terhindar dari kebakaran itu, kemudian nanti tentu kami akan mengadakan rapat membahas banguan-bangunan ruko yang terbakar ini. Saya juga melihat ini bangunannya sampai ke tepi benar ya, ini juga akan kami bahas nanti,” kata Yosepha.

Pasca kejadian tersebut, Yosepha berpesan kepada masyarakat agar dalam pemasangan jaringan listrik maupun yang lainnya harus seusai dengan standar dan aturan yang ada, guna mencegah terjadinya musibah seperti kebakaran dan juga untuk keamanan rumah itu sendiri.

“Masyarakat harus berhati-hati ketika membangun bangunan permanen seperti ruko ini, tentu dari sisi keamanan listrik juga harus diperhatikan,” pesan sekda.

Sekda pun meminta kalau bisa membangun bangunan seperti ruko ini jangan terlalu panjang, sehingga kalau terjadi musibah kebakaran petugas tidak kesulitan mencapai lokasi yang paling belakang.

“Ini tadikan saya dapat info bangunan ini panjangnya saja sekitar 40 meter, jadi sulit menjangkau sampai ke belakang. Apalagi dengan kondisi bangunan padat seperti ini tidak ada celah petugas masuk ke area dalam, akhirnya memang jarang bisa terselamatkan,” pungkas sekda.

Tampak mendampingi sekda dalam peninjauan tersebut antara lain Asisten II Setda Sintang Henri Harahap,S.Sos MM, Asisten III Setda Sintang Drs. Marchues Afen,M.Si, Plt Sekretaris Satpol PP Mawardi HD, M.Si, Kasi Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Satpol PP Yudius,S.Sos. M.Si, Kabid SDA dan Linmas Satpol PP Mikhael Wiwinardi,S.Sos.M.AP dan Kasi Pengamanan dan Pengawalan Satpol PP Budiyono,S.Sos.M.AP. (Arni/Humas Pemkab Sintang)

Bagaimana Menurut Anda