Polsek Sanga Desa Beri Imbauan Persuasif, 19 Tungku Penyulingan Minyak Ilegal Dibongkar Secara Mandiri

18

PALEMBANG, BERITAANDA – Polda Sumsel tidak pernah berhenti menertibkan kegiatan illegal refinery atau penyulingan minyak ilegal. Tidak semata-mata hanya tindakan penegakan hukumnya saja, namun upaya persuasif terus dilakukan jajaran Polda Sumsel.

Terbaru, berkat imbauan dan pendekatan secara persuasif yang dilakukan oleh Kapolsek Nanga Desa IPTU Nirwan Haryadi SH hanya dalam kurun waktu sepekan (tanggal 13 sampai 20 Maret), 19 kilang illegal refinery di wilayahnya berhasil ditutup secara mandiri oleh pemiliknya.

Kapolda Sumsel Irjen A. Rachmad Wibowo melalui Kapolres Musi Banyuasin (Muba) AKBP Imam Safi’i Sik mengaku, pihaknya tidak pernah berhenti mengajak masyarakatnya agar memiliki kesadaran dan meninggalkan kegiatan ilegal yang dilakukan di wilayahnya.

“Polres Muba dan jajaran tetap komitmen pada upaya menertibkan kegiatan ilegal (penyulingan minyak) seperti ini, tidak hanya berbahaya namun juga potensi merusak lingkungan. Ini sesuai instruksi Bapak Kapolda untuk terus dilakukan upaya persuasif kepada pemilik, sehingga punya kesadaran dan membongkar sendiri tempat kegiatan ilegalnya,” ujar AKBP Imam Safi’i.

“Alhamdulillah hingga Rabu (20/3/2024) kemaren, tim kami dari Polsek Sanga Desa dipimpin langsung Kapolsek IPTU Nirwan Haryadi SH dan anggotanya berhasil menyadarkan 17 warga sebagai pemilik di 19 tempat penyulingan minyak ilegal. Dan sudah dilakukan pembongkaran secara mandiri dalam kurun waktu sepekan saja. Saya minta ini juga dilakukan oleh Polsek lain yang ada kegiatan serupa,” lanjutnya.

Imam Safi’i meminta pembongkaran secara mandiri seperti yang dilakukan warga tersebut bisa dicontoh dan diikuti lainnya, yang masih melakukan kegiatan serupa. Pihaknya menegaskan akan terus melakukan upaya tersebut hingga tidak ada lagi kegiatan ilegal di wilayahnya.

“Upaya persuasif seperti ini akan terus kami lakukan bersama jajaran, termasuk upaya represif atau penegakan hukum bagi yang masih juga tidak mengindahkan imbauan dari kepolisian. Kami mengimbau kepada pemilik dan pekerja penyuling minyak mentah agar tidak melakukan aktivitas memasak minyak. Kemudian menutup dan membongkar tempat memasak minyak secara mandiri, tidak lagi melakukan aktivitas illegal refinery dan beralih pada usaha lainnya yang legal,” tegas dia. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda