Polres OKI Akan Netral dalam Pengamanan Pemilu 2019

61

KAYUAGUNG-OKI, BERITAANDA – Dalam setiap operasi kepolisian, selain polisi setempat yang melaksanakan juga melibatkan semua stakeholder terkait, sehingga rapat koordinasi dipandang perlu. Oleh karenanya, kita apresiasi Pemkab Ogan Komering Ilir (OKI) telah memfasilitasi rangkaian kegiatan operasional pengamanan pemilu.

Hal ini diungkapkan Kapolres OKI AKBP Ade Harianto,SH.,MH pada rapat koordinasi (rakor) lintas sektoral dalam rangka kesiapan Operasi Mantap Brata Musi 2019 Polres OKI yang dilaksanakan di ruang kerja Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten OKI, Rabu (19/9/2018) mulai sekira pukul 09.00 Wib.

Bupati OKI H Iskandar, SE melalui Sekda OKI H Husin, S.Pd.,MM dalam kesempatan tersebut mengapresiasi keberhasilan Polres yang telah sukses mengamankan Pemilukada OKI Juni 2018 lalu. Kini tugas berat kembali menanti kita dalam menyukseskan Pemilu 2019 yang tak lama lagi akan digelar, dan ini memerlukan kerja keras semua pihak.

“Diharapkan netralitas ASN dalam pelaksanaan Pemilu 2019 dengan semangat kedewasaan politik demokrasi, serta menjaga kesatuan dan persatuan NKRI. Kita juga berharap kerjasama soliditas jajaran pemerintah di Kabupaten OKI tetap terjaga,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua KPU OKI Dedi Irawan, S.Ip.,M.Si mengatakan, kita juga mengapresiasi kepada Kapolsek di jajaran Polres OKI yang telah membantu penyelenggara pemilukada 2018 di tingkat kecamatan sehingga berjalan aman dan sukses.

Dedi juga menguraikan secara singkat UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang pemilihan umum serta menjelaskan tentang tahapan penyelenggaraan Pemilu 2019. Hasil pemuktahiran data pemilih di Kabupaten OKI sebanyak 503.671 dengan jumlah TPS 2.166.

“Bakal calon legislatif (bacaleg) DPRD OKI yang akan ditetapkan berjumlah 504 orang dari 15 parpol dengan 5 daerah pemilihan (dapil). Kampanye yaitu tanggal 23 September 2018 hingga 13 April 2019,” katanya.

Untuk rapat umum dilaksanakan pada bulan Februari 2019, lanjut Dedi, logistik pemilu, proses cetak surat suara pada bulan Januari 2019 dan distribusi pada bulan Maret dan April 2019 serta pemungutan suara tanggal 17 April 2019.

“Rekapitulasi dan penetapan hasil pemungutan suara tingkat kecamatan 19 April hingga 2 Mei 2019. Untuk tingkat kabupaten akan dilaksanakan pada 21 April hingga 6 Mei 2019. Nanti simulasi metode penghitungan perolehan kursi (saint laugue) kita meminta bantuan penuh Polres OKI, dalam hal mengamankan Pemilu 2019,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Ketua Bawaslu OKI Ihsan Hamidi, S.Ag., M.Si yang juga mengapresiasi pihak Polres OKI telah sukses mengamankan Pemilukada 2018. Namun, menurutnya, sukses tersebut dikarenakan netralitas dan profesional penyelenggara, pengamanan pemilu serta pemerintahan juga kepatuhan aturan oleh peserta pemilu.

“Kiranya komunikasi dan koordinasi yang telah terjalin antar stakeholder terus terjaga. Kewenangan Bawaslu dalam pengawasan pemilu yaitu pencegahan dan penegakan hukum, tetapi perlu digaris bawahi Bawaslu juga tentunya diawasi oleh media, LSM dan masyarakat,” katanya.

Dalam waktu dekat, lanjutnya, kita akan bekerjasama dengan Pol PP dan Polres OKI dalam menertibkan alat peraga sosialisasi serta meminta sepenuhnya dukungan Polres OKI pada pengawasan yang dilakukan Bawaslu OKI dan jajaran dalam Pemilu 2019.

Pantauan di lapangan, adapun kesimpulan rakor yang dijelaskan Kapolres OKI yaitu komitmen Polres OKI akan netralitas pada pengamanan Pemilu 2019, dan akan menindak tegas bagi anggota Polres yang melanggar. Dan meskipun dengan anggaran yang terbatas, namun Polres OKI siap mengamankan Pemilu 2019.

Acara berakhir sekira jam 11.00 Wib, ditutup dengan kegiatan deklarasi Pemilu 2019 yang aman, damai dan sukses di Kabupaten OKI. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda