Perkuat Konektivitas Intra Sumatera, Garuda Indonesia Perkenalkan Rute Palembang-Batam

0

PALEMBANG, BERITAANDA – Maskapai nasional Garuda Indonesia resmi meluncurkan rute Palembang-Batam pulang pergi (PP) yang akan dioperasikan menggunakan armada ATR 72-600 berkapasitas 70 penumpang.

Adapun rute penerbangan Iangsung Palembang-Batam PP tersebut akan beroperasi sebanyak 10 kali seminggu, dan akan terkoneksi langsung dengan sejumlah destinasi penerbangan intra Sumatera. Seperti Jambi, Padang, hingga Pekanbaru.

General Manager Garuda Indonesia Palembang Wahyudi Kresna mengungkapkan, melalui peluncuran rute ini, kami harapkan dapat memberikan ragam pilihan koneksi penerbangan yang lebih memudahkan pengguna jasa untuk terbang dari Batam ke Palembang maupun sebaliknya, dengan memperluas ragam pilihan jadwal penerbangan bagi pengguna jasa yang ingin bepergian diantara kedua kota tersebut.

“Adapun dibukanya rute penerbangan ini juga turut membuka potensi market baru untuk pangsa pasar penerbangan-penerbangan intra Sumatera, mengingat rute penerbangan ini juga akan terkoneksi dengan sejumlah rute penerbangan lainnya di intra Sumatera. Seperti rute Jambi-Batam, Pekanbaru-Batam hingga Padang-Batam”, jelas Wahyudi, Ahad (4/11/2018).

Wahyudi mengungkapkan, pembukaan layanan penerbangan Iangsung ini juga merupakan langkah strategis Garuda Indonesia dalam meningkatkan potensi dan memperluas pangsa pasar penerbangan domestik. Apalagi Batam dan Palembang dikenal akan pertumbuhan sektor perekonomian dan pariwisata yang tengah berkembang pesat di Indonesia bagian barat.

”Jaringan penerbangan intra Sumatera ini merupakan salah satu potensi marl e1 yang semakin menjanjikan, seiring dengan kebutuhan masyarakat akan akses pengembangan jarirgan point to point dengan waktu tempuh koneksi penerbangan yang lebih nyaman. Dengan dioporasikannnya rute Palembang -Batam ini nantinya, para pengguna jasa juga dapat terhubung langsung dengan rute intra Sumatera lainnya, khususnya dengan waktu tempuh transit yang lebih singkat,” jelas Wahyudi.

”Melalui ragam pilihan koneksi penerbangan yang singkat dan nyaman tersebut, kami harapkan pembukaan rute intra Sumatera ini juga dapat turut mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan potensi pariwisata nasional, sekaligus menunjang pertumbuhan iklim investasi nasional melalui akses konektivitas yang nyaman bagi kalangan pebisnis dan pelaku sektor ircustri nasional ke Kota Batam maupun Palembang.” ungkap Wahyudi.

Penerbangan Palembang menuju Batam akan berangkat pada pukul 15.45 Wib, dan akan tiba di Batam pada pukul 17.15 Wib. Adapun penerbangan dari Batam menuju Palembang akan dibarangkatkan pada pukul11.45 Wib, dan tiba di Palembang pada puku|13.15 Wib.

Adapun saat ini Garuda Indonesia melalui penerbangan Sumatera telah mengoperasikan sedikitnya 500 penerbangan setiap minggunya yang terhubung langsung dengan berbagai sektor penerbangan Indonesia di sektor regional Jawa, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua.

Layani Charter Jemaah Umroh Terbang Langsung Palembang-Mekkah

Sejalan dengan upaya berkelanjutan yang dilaksanakan perusahaan dalam memperluas jaringan penerbangan dan ragam pilihan akses penerbangan pengguna jasa, dan sebagai salah satu negara dengan umat Muslim terbesar di dunia, kami terus melakukan langkah dan peningkatan agar umat Muslim Indonesia dapat dengan mudah melaksanakan perjalanan, khususnya perjalanan religi ke tanah suci.

Sebagai upaya memenuhi kebutuhan jemaah umroh, khususnya di Kota Palembang Sumatera Selatan, maka mulai tanggal 4 November 2018 ini, maskapai nasional Garuda Indonesia memperkenalkan rute penerbangan charter Palembang Jeddah (via Aceh) yang akan dilayani sebanyak 1 kali per minggu dengan armada A330 berkapasitas 340 seat.

Adapun periode layanan penerbangan charter Palembang-Jeddah dan Palembang -Madinah tersebut akan beroperasi mulai tanggal 4 sampai 18 November 2018.

Penerbangan Palembang-Jeddah diberangkatkan setiap pukul 12.20 LT dan akan tiba di Jeddah pada pukul 20.10 LT, dan penerbangan Palembang -Madinah diberangkatkan setiap pukul 13.50 LT dan akan tiba di Madinah pada pukul 21.30 LT. (Febri)

Bagaimana Menurut Anda