Peringati Harkitnas, Wabup Tapsel: Mari Bangkit Bersatu Demi NKRI

188

TAPSEL-SUMUT, BERITAANDA – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) peringati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-111, bertempat di lapangan parade, kantor Bupati Tapsel, Jalan Prof. Lafran Pane, Sipirok, Senin (20/5/2019).

Wakil Bupati (Wabup) Tapsel H Aswin Efendi selaku bertindak sebagai inspektur upacara (irup) mengatakan, melalui Harkitnas ke-111, mari kita bangkit dan bersatu demi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Membacakan amanat tertulis Menteri Komunikasi dan Informatika RI Rudiantara, Wabup menyebut, peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-111 tahun ini sangat relevan, jika dimaknai dengan teks sumpah palapa.

“Sumpah palapa merupakan embrio paling kuat bagi janin persatuan Indonesia. Wilayah nusantara telah disatukan oleh Gajah Mada yang sekarang menjadi acuan bagi perjuangan para pahlawan nasional. Apalagi kita baru saja berada dalam situasi pasca pesta demokrasi yang telah menguras energi dan emosi sebagian besar masyarakat kita, dan kita mengaspirasikan pilihan yang berbeda-beda dalam pemilu, namun semua pilihan pasti kita niatkan untuk kebaikan bangsa.”

Dijelaskan Aswin, Indonesia telah lebih satu abad menorehkan catatan penghormatan dan penghargaan atas kemajemukan bangsa yang ditandai dengan berdirinya organisasi Boedi Oetomo, yang mana dalam kondisi kemajemukan bahasa, suku, agama, kebudayaan di tingkah bentang geografis merupakan salah satu yang paling ekstrem di dunia, namun kita mampu membuktikan dalam menjaga persatuan sampai detik ini.

Karena itu, lanjut dia, tak diragukan lagi bahwa kita pasti akan mampu segera kembali bersatu dari kerengganan perbedaan pendapat, dari keterbelahan sosial dengan memikirkan kepentingan yang lebih luas bagi anak cucu bangsa ini, yaitu persatuan Indonesia.

Tak hanya itu, peringatan Harkitnas kali ini juga dilangsungkan dalam suasana bulan Ramadhan, jadikan bulan suci ini untuk mengejar pahala dengan meninggalkan perbuatan-perbuatan yang dibenci Allah SWT, seperti permusuhan dan kebencian, apalagi penyebaran kebohongan dan fitnah.

Acara lalu dilanjutkan dengan penaburan bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Simago-mago Sipirok yang diikuti Forkopimda Tapsel, yang bertujuan untuk mengenang perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan dari penjajah. (Anwar)

Bagaimana Menurut Anda