Peran Pendidikan Pada Jenjang Dasar (Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah)

0

Oleh: Een Kurniasih, Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

BERITAANDA – Bidang pendidikan merupakan bidang yang sangat penting dalam membangun sebuah negara. Negara yang maju dapat dipastikan memiliki sistem dan kualitas pendidikan yang sangat baik. Ini dikarenakan bidang pendidikan sangat berpengaruh terhadap kualitas sumber daya manusia.

Sejak dilaksanakannya program wajib belajar 9 tahun, fungsi pendidikan dasar telah mengalami perubahan mendasar. Pendidikan dasar tidak menjalankan fungsi terminal, melainkan fungsi tradisional. Artinya, bagi setiap anak usia sekolah (6-13 tahun), menamatkan pendidikan sekolah dasar bukan lagi kondisi akhir dari pendidikan formal yang diharapkan, melainkan sebagai tujuan. Karena setelah itu mereka akan melanjutkan jenjang selanjutnya, yaitu sekolah menengah dan sekolah tinggi.

Di Indonesia, pendidikan formal dibagi dalam beberapa jenjang, yaitu pendidikan dasar, pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. Pendidikan dasar sangat mempengaruhi jenjang pendidkan menengah dan tinggi. Karena pendidikan menengah dan tinggi merupakan kelanjutan dan kesinambungan dari pendidikan dasar.

Fungsi utama dari pendidikan dasar yaitu, melalui pendidikan dasar peserta didik dibekali kemampuan dasar yang terkait dengan kemampuan berpikir kritis, membaca, menulis dan berhitung. Dan yang paling penting, menjalankan pembentukan landasan kepribadian yang kuat terhadap siswa, dan pendidikan dasar pula memberikan dasar-dasar untuk mengikuti pendidikan pada jenjang pendidikan selanjutnya. Adanya keberhasilan mengikuti pendidikan di sekolah menengah dan perguruan tinggi banyak dipengaruhi oleh keberhasilan dalam mengikuti pendidikan dasar.

Sebaliknya, jika rendahnya kualitas dan mutu pendidikan pada jenjang sekolah dasar, maka sangat berpengaruh terhadap pendidikan selanjutnya. Cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, terutama pendidikan dasar, yaitu bisa dengan cara kepala sekolah menambah sosialisasi-sosialisasi yang berkaitan dengan kualitas dan mutu pendidikan, agar motivasi guru meningkat sehingga kualitas dan mutu pendidikan dapat ditingkatkan serta dikembangkan, dan guru juga dapat bekerjasama dengan orang tua siswa agar meluangkan waktu untuk mengawasi anak-anaknya ketika belajar di sekolah maupun di rumah. (*)

Bagaimana Menurut Anda