Perahu Ketek Karam, 2 Siswi Asal Pedamaran Tewas Tenggelam di Sungai

0

KAYUAGUNG-OKI, BERITAANDA – Usai menjalankan aktivitasnya mengenyam pendidikan di SMP Negeri 1 Pedamaran Kecamatan Pedamaran Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Provinsi Sumatera Selatan, seperti biasa 8 orang siswi ini bergegas meninggalkan sekolahnya untuk segera pulang ke rumah masing-masing, Sabtu (1/12/2018).

Namun sekira pukul 10.30 Wib, saat tiba di pinggiran Lebak Pedamaran dekat pasar Desa Menang Raya Pedamaran OKI, kedelapan orang siswi tersebut yakni Santi Wulandari, Eka Amelia, Reza Andela, Agnes Monika, Viona Wulandari, Nadia, Dilayanti dan Geby menghampiri perahu ketek milik Abdul Rohim (62), seorang pedagang asal Desa Cinta Jaya Pedamaran OKI.

Karena perahu tersebut telah berisi dengan sembako, pemilik perahu pun melarang kedelapan siswi tersebut untuk ikut menyeberang lantaran muatan perahu terlalu berat. Merasa terpaksa dan tak ada pilihan lain, kemudian kedelapan orang siswi masih tetap nekat menaiki dan menumpang perahu ketek demi segera tiba di rumah masing-masing. Hingga akhirnya peristiwa naas pun terjadi.

Sebab, sesampai di pertengahan perjalanan, perahu ketek tak mampu menahan beban yang terlalu berat dan langsung tenggelam. Tak ayal, seisi perahu pun masuk ke dalam air, termasuk kedelapan siswi yang ikut menumpang. Akibatnya, 2 orang siswi yaitu Santi Wulandari (16) dan Eka Amelia (15) meninggal dunia.

Pemilik perahu saat dimintai keterangan oleh pihak kepolisian.

Kapolres OKI AKBP Donni Eka Syaputra, SH.,S.Ik.,MM didampingi Kapolsek Pedamaran IPTU RC Tarigan, S.Sos melalui Paur Subbag Humas Bagops Polres OKI, IPDA Suhendri, saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tenggelamnya perahu ketek yang mengakibatkan 2 orang siswi ikut tenggelam dan meninggal dunia.

“Saat itu warga sekitar yang melihat kejadian langsung menyelamatkan dengan memakai perahu dan perahu ketek (bermesin), tetapi rupanya 2 orang siswi yakni Santi dan Eka, tidak sempat terselamatkan dan meninggal dunia sehingga langsung dibawa ke Puskesmas untuk dilakukan pemeriksaan,” ungkap Suhendri.

Usai divisum di Puskesmas, lanjut Suhendri, jenazah kedua orang siswi tersebut langsung dibawa ke rumah orang tuanya masing – masing untuk dikebumikan. Sedangkan penanganan lebih lanjut akan dilimpahkan Satpolair Polres OKI. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda