Penututup Kelam Tourism Festival 2019 Berlangsung Meriah

55

SINTANG-KALBAR, BERITAANDA – Dengan ditandai pemukulan gong, rangkaian kegiatan Kelam Tourism Festival 2019 yang berlangsung dari 8-14 Juli 219 secara resmi ditutup langsung oleh Bupati Sintang dr. H. Jarot Winarno M.Med.PH yang dihelat di Terminal Desa Kebong Komplek Taman Wisata Alam (TWA) Gunung/Bukit Kelam Kecamatan Kelam Permai, Ahad (14/7/2019) malam.

Penutupan pun berlangsung meriah dengan kehadiran artis ibukota Tika Zen, yang menghibur masyarakat dan tamu udangan yang hadir.

Dalam kesempatan tersebut, Jarot mengaku sangat bersyukur bahwa kegiatan Kelam Tourism Festival tahun 2019 ini berlangsung meriah, aman dan lancar. Hal itu, menurutnya, berkat dukungan dari semua pihak.

“Hampir satu pekan kita laksanakan kegiatan ini. Semuanya berhasil berkat dukungan seluruhnya. Terima kasih semuanya, mudah-mudahan tahun depan lebih meriah lagi,” ucap Jarot.

Selain itu, kata dia, acara tersebut berhasil juga berkat didukung oleh seluruh sponsor, para pengusaha, dunia perbankkan, perkebunan dan masyarakat usaha lainnya, baik seluruh elemen di Kelam Permai maupun jajaran pemerintah dan forkopimda serta pihak lainnya.

Jarot menjelaskan bahwa kegiatan Kelam Tourism Festival ini bertujuan sebagai bentuk untuk memunculkan dan mengenalkan seni budaya, adat istiadat dan lainnya yang bersumber dari alam yang dimiliki Kabupaten Sintang secara khusus di Kelam Permai.

Sementara itu Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sintang dr. Hendrika mengatakan, kegiatan Kelam Tourism Festival yang berlangsung selama sepekan ini merupakan salah satu bentuk kegiatan untuk mendukung nawacita Presiden RI, dan mendukung program Kementerian Pariwisata.

Hendrika pun menyampaikan bahwa seluruh kegiatan telah berjalan lancar dan sukses berkat dukungan semua pihak, oleh karenanya hal itu patut disyukuri kita semua.

“Kelam Tourism Festival juga merupakan upaya pemerintah daerah dalam mengangkat destinasi wisata yang ada di Kabupaten Sintang. Event ini mempunyai konsep yang sangat lengkap, dari mulai sport tourism, hiburan hingga Pekan Gawai Dayak Kabupaten Sintang,” kata Hendrika.

Adapun kegiatan yang telah dilaksanakan, disampaikan Hendrika, antara lain Pekan Raya Borneo yang berlangsung selama satu bulan lebih di eks Bandara Susilo Sintang. Dimana kegiatan tersebut menyajikan hiburan untuk masyarakat dan menampilkan kuliner khas Sintang. Kemudian Pekan Gawai Dayak yang telah berlangsung selama lima hari, dimana pada kegiatan ini telah disuguhkan budaya-budaya suku Dayak yang ada di Kabupaten Sintang.

Hendrika menambahkan, di pangung utama Kelam Tourism Festival juga dilaksanakan panggung hiburan rakyat di kawasan Terminal Desa Kebong ini selama tujuh hari.

“Selain itu bersama turis mancanegara dan turis nusantara kita juga sudah melakukan fieldtrip ke rumah Betang Ensaid Panjang, Museum Kapuas Raya, Galeri Motor Bandung dan Cobus Center. Saya juga mengucapkan terima kasih karena fieldtrip ini diikuti bapak bupati dan wakil bupati serta forkopimda, sehingga keterlibatan sangat luar biasa dalam rangkaian kegiatan ini,” tutup Hendrika.

Turut juga menghibur dan tampil pada acara penutupan Kelam Tourism Festival ini para musisi lokal dan sanggar yang ada di Kabupaten Sintang, seperti Irma Yolanda dan Yeyen yang merupakan musisi lokal Sintang, Bebby Borneo seniman sape, tariu Borneo, Sanggar Anantakupa dan Bukuk Muntik. (Arni)

Bagaimana Menurut Anda