Pemprov Lampung Gelar Sertijab Plh. Gubernur Fahrizal Darminto ke Pj. Gubernur Samsudin

30

BANDAR LAMPUNG, BERITAANDA – Pj. Gubernur Lampung Samsudin meminta kepada segenap perangkat daerah maupun seluruh aparatur sipil negara dilingkungan Pemerintah Provinsi Lampung agar dapat tetap menjaga komitmen dan integritas serta fokus dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab sebagai abdi negara dan masyarakat.

“ini bukanlah pekerjaan yang mudah. Tapi saya yakin dan percaya bahwa dengan kebersamaan dan dukungan saudara-saudara dari seluruh institusi serta elemen masyarakat yang ada di Provinsi Lampung, maka program-program pembangunan daerah yang telah tersusun dalam rencana kerja Pemerintah Provinsi Lampung sebelumnya akan dapat terlaksana dengan baik,” demikian disampaikan oleh Pj. Gubernur Lampung Samsudin saat menghadiri kegiatan serah terima jabatan Plh. Gubernur Lampung Fahrizal Darminto kepada Pj. Gubernur Lampung Samsudin serta Plh. Ketua TP PKK Provinsi Lampung Mamiyani Fahrizal kepada Pj. Ketua TP PKK Provinsi Lampung Maidawati Retnoningsih, di Mahan Agung, Rumah Dinas Jabatan Gubernur Lampung, Kamis (20/6/2024).

Menurut Samsudin, dirinya dilantik sebagai Pj. Gubernur Lampung berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 69/P tanggal 14 Juni 2024 tentang pengangkatan Penjabat Gubernur Lampung, yang diikuti dengan prosesi pelantikan Penjabat Gubernur Lampung oleh Menteri Dalam Negeri atas nama Presiden pada tanggal 19 Juni 2024 lalu.

“Maka mulai hari ini sampai dengan batas waktu yang telah ditentukan, disamping tugas pokok dan fungsi utama saya sebagai Staf Ahli Menteri Pemuda dan Olahraga Bidang Hukum, saya diamanahkan untuk melaksanakan peran sebagai Penjabat Gubernur Lampung. Dimana tugas, wewenang, tanggungjawab, hak dan larangan bagi seorang Penjabat Gubernur adalah sama dengan tugas, wewenang, tanggungjawab, hak dan larangan bagi Gubernur definitif. Namun dalam beberapa hal terkait pengambilan kebijakan strategis, Penjabat Gubernur akan terlebih dahulu melakukan konsultasi dan meminta persetujuan tertulis kepada Menteri Dalam Negeri,” ungkapnya.

Samsudin juga menjelaskan bahwa sesuai arahan Presiden RI ada tiga program prioritas yang harus dilaksanakan oleh pemerintah daerah, yaitu masalah stunting, pengendalian inflasi, dan ketahanan pangan.

“Kemudian prioritas selanjutnya adalah meneruskan program yang sudah tersusun dari awal tahun, sekarang sudah mulai masuk kepada bulan Juni pertengahan tahun yang tentunya masih ada 6 bulan ke depan,” tuturnya.

“Dan ini tentunya bukan hanya tugas saya sebagai Pj Gubernur, bukan hanya tugas Pak Sekda, bukan juga hanya perangkat daerah, tetapi teman-teman media pun berperan aktif menjaga semua agar berjalan dengan sebaik-baiknya, mohon kerja samanya untuk bisa bersama-sama kita memperbaiki Provinsi Lampung, membangun Lampung sehingga masyarakat Lampung merasakan pembangunan di berbagai bidang,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto yang sebelumnya menjabat sebagai Plh. Gubernur Lampung menerangkan, jabatan Gubernur Lampung telah berakhir pada 12 Juni 2024, namun karena pada tanggal tersebut belum ada penunjukan dan pelantikan Pj. Gubernur, maka Menteri Dalam Negeri menugaskan kepada Sekda Provinsi Lampung untuk bertindak menjalankan tugas sebagai Plh untuk menghindari kekosongan pimpinan daerah pada periode tanggal 13 Juni hingga tanggal 19 Juni 2024.

Pada kesempatan tersebut, Sekda juga menyatakan bahwa meskipun terjadi peralihan pimpinan tapi semangat seluruh pejabat dalam melakukan pembangunan dan pelayanan publik tidak berkurang sedikitpun.

“Meski terjadi peralihan tapi itu tidak berarti semangat dan kerja dari seluruh pejabat di Provinsi Lampung itu berkurang, itu karena program kerja kita telah tersusun di dalam rencana kerja pemerintah dan telah teranggarkan,” ucapnya.

“Dan sebagaimana kita pahami, bahwa Pemerintah Provinsi Lampung memiliki peran strategis dan merupakan salah satu penopang dari ketahanan nasional, terutama di bidang pangan. Oleh karena itu, mari kita bersama-sama bahu-membahu bersama kabupaten/kota membangun program-program, baik itu di tingkat pembangunan daerah maupun pembangunan di tingkat nasional,” tutup Sekda. (Katharina)

Bagaimana Menurut Anda