Pemkab Sergai Akan Terapkan Tata Kelola Pemerintahan Baik dan Bersih

58

SERGAI-SUMUT, BERITAANDA – Dalam rangka peningkatan koordinasi antar pimpinan daerah dan institusi, sekaligus menyambut HUT Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) ke-16 yang jatuh pada 7 Januari mendatang. Pemkab Sergai menggelar rapat dengan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah di aula Sultan Serdang, dengan menghadirkan narasumber Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI terpilih periode 2019-2023, Lili Pintauli Siregar, SH MH, Rabu (4/12/2019).

Dalam sambutannya saat membuka secara resmi kegiatan tersebut, Bupati Ir. H. Soekirman memperkenalkan profil daerah Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat, baik dari segi demografis, geografis, dan prestasi yang telah diraih dihadapan Lili Pintauli Siregar.

Bupati menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini merupakan proses membangun sinergitas solid antara jajaran pemkab bersama seluruh unsur pimpinan yang ada di Sergai. Dan saat ini mendapat kehormatan mendengar masukan dari pimpinan KPK RI terpilih, yang pada akhirnya diharapkan mampu menjadi langkah untuk semakin meningkatkan pembangunan di kabupaten yang berusia relatif muda ini.

“Kegiatan ini juga merupakan respons menyikapi rakornas forkopimda di Sentul, Bogor, 13 November lalu, yang dipimpin langsung oleh Presiden Joko Widodo,” sebut bupati.

Dalam rakornas tersebut, tambah Soekirman lagi, presiden mengarahkan segenap pimpinan daerah untuk menyikapi pembangunan di tengah pertumbuhan ekonomi yang stagnan dan masih belum maksimalnya daya tarik investor ke daerah.

“Presiden memberikan arahan agar birokrasi dapat lebih bersemangat untuk meningkatkan iklim kerja demi mencapai tujuan nasional, yaitu dalam hal ini investasi yang bertambah, perizinan yang dapat disederhanakan,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Soekirman menyampaikan ucapan selamat kepada Lili Pintauli Siregar sebagai putri Sumatera Utara yang telah menginspirasi generasi muda sekaligus menjadi kebanggaan, karena mampu terpilih sebagai pimpinan dalam lembaga penting negara.

Didapuk sebagai narasumber dalam rakor forkopimda Sergai, Lili membawakan materi bertema ‘mewujudkan pembangunan melalui tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih (good and clean governance)’.

Satu-satunya wanita yang terpilih dalam jajaran pimpinan KPK itu menjelaskan bagaimana agar Kabupaten Sergai menerapkan tata kelola pemerintahan yang baik dengan melibatkan berbagai sektor, baik itu pemerintah, masyarakat, dan pelaku swasta untuk mencapai kondisi good and clean governance.

“Ada 9 prinsip yang harus diterapkan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, yaitu partisipasi masyarakat, penegakan hukum, transparansi, pemerintah yang responsif, berorientasi pada konsensus, keadilan, efektifitas-efisiensi, akuntabilitas serta adanya visi yang strategis. Kesemua itu harus diperhatikan secara serius untuk menjamin good governance yang berorientasi pada pembangunan nasional,” jelas Lili.

Arah kebijakan reformasi birokrasi, lanjut Lili, adalah pembangunan aparatur negara untuk meningkatkan profesionalisme dan mewujudkan tata pemerintahan yang baik.

“Untuk mencapai itu diperlukan penataan organisasi, tata laksana, peraturan perundang-undangan, SDM aparatur, pengawasan, akuntabilitas, pelayanan publik dan penataan budaya kerja aparatur,” jelas dia.

Terakhir Lili menyebut jika banyak manfaat yang dapat dicapai oleh daerah yang mampu mewujudkan WBK (Wilayah Bebas Korupsi) dan WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani), antara lain mendorong proses pelaksanaan pembangunan yang transparan dan tidak diskriminatif, sehingga dampak pembangunan dapat diterima oleh seluruh lapisan masyarakat. WBK juga akan membantu memastikan setiap program pengentasan kemiskinan berjalan sesuai perencanaan dan tuntas dalam eksekusi programnya.

“WBK pun turut berperan untuk memastikan setiap program atau proyek strategis pemerintah, baik pusat maupun daerah, terlaksana dengan akuntabel dan menyerap banyak SDM di daerah,” simpulnya. (Dipa)

Bagaimana Menurut Anda