Pemkab Nias Gelar Bimtek Peningkatan Kapasitas ASN di Bidang Aplikasi SIAK dan KTP Elektronik

0

NIAS-SUMUT, BERITAANDA – Pemerintah Kabupaten Nias menggelar bimbingan teknik (bimtek) peningkatan kapasitas ASN di bidang aplikasi SIAK dan KTP elektronik, bertempat di Wisma Soliga Gunungsitoli selama dua hari, 13-14 Desember 2018.

Dalam laporan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Nias Martahani D.Matondang, SH. menjelaskan bahwa maksud dan tujuan bimtek ini adalah untuk meningkatkan kemampuan para ASN dalam pemanfaatan aplikasi SIAK dan KTP elektronik, serta mampu menjelaskan dengan baik setiap tahapan dan tata cara pengurusan dokumen kependudukan kepada masyarakat.

Peserta pada bimtek ini berjumlah 30 orang yang terdiri dari 2 orang masing-masing kecamatan, dan juga pegawai dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Nias. Untuk narasumber  berasal dari Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri sebanyak 2 orang dan Kepala Disdukcapil Kabupaten Nias.

Dia menjelaskan, pembiayaan berasal dari APBD Kabupaten Nias tahun 2018, sebagaimana tercantum dalam DPPA-SKPD Dinas kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Nias.

Sementara Bupati Nias Drs.Sokhiatulo Laoli,MM yang membuka secara resmi bimtek ini menyampaikan, salah satu komitmen pemerintah daerah untuk mewujudkan Kabupaten Nias yang maju, mandiri dan sejahtera adalah menyelenggarakan tata kelola pemerintah yang baik (good governance) dan pemerintahan yang bersih (clean government) dengan birokrasi yang melayani dan profesional.

“Salah satu upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Nias untuk mewujudkan kondisi pelayanan publik yang semakin baik tersebut adalah dengan peningkatan kapasitas ASN itu sendiri, diantaranya dalam hal pemanfaatan aplikasi Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) dan aplikasi KTP elektronik melalui pelaksanaan bimtek seperti ini,” terang dia.

Sokhiatulo berharap kepada ASN akan lebih peka terhadap pengguna layanan, proaktif dalam melaksanakan pelayanan adanya inovasi kerja dan keterpaduan dalam pelaksanaan kerja, serta mampu menjelaskan dengan baik setiap tahapan dan tata cara pengurusan dokumen kependudukan kepada masyarakat.

“Sehingga apa yang menjadi target nasional yakni terlaksananya perekaman KTP elektronik hingga 100% dan kepemilikan akta kelahiran hingga 85% dapat dicapai dengan baik,” pungkas dia. (Ganda)

Bagaimana Menurut Anda