Pedagang Emas Asal Cengal Dirampok, Rp319 Juta Melayang

4830
Korban Zukang (40).

KAYUAGUNG-OKI, BERITAANDA – Meski dirinya selamat setelah memohon agar tidak dibunuh oleh 3 orang yang merampoknya, Zukang (40) yang tercatat sebagai warga Dusun III Desa Sungai Jeruju, Kecamatan Cengal, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) ini terpaksa merelakan barang dagangannya dibawa lari, Ahad (28/4/2019) siang.

Akibat dari insiden yang terjadi sekira pukul 14.30 Wib di areal perkebunan kelapa sawit milik PT Limau Casturi Sampoerna Agro, Tbk group yang berada di Dusun Lebung Lele Desa Sungai Jeruju Cengal OKI. Pedagang emas tersebut mengalami kerugian hingga diperkirakan mencapai Rp319 juta.

Kapolres OKI AKBP Donni Eka Syaputra didampingi Kapolsek Cengal IPTU Eko Suseno melalui Paur Subbag Humas Polres OKI IPDA M. Nizar saat dikonfirmasi, Senin (29/4/2019), membenarkan adanya peristiwa perampokan yang dialami pedagang emas asal Desa Sungai Jeruju Cengal OKI.

“Sekira pukul 13.30 Wib, korban bersama saksi MS (17), pelajar asal Desa Sungai Jeruju, tetangga korban yang jika hari libur ikut membantu berdagang, setelah selesai berjualan emas di Pasar Sequin Desa Gajah Mati Kecamatan Sungai Menang OKI, hendak pulang ke desa asal keduanya,” ungkap Nizar.

Saat itu, kata Nizar lagi, mereka mengendarai sepeda motor KLX dengan posisi korban Zukang dibonceng oleh saksi MS. Tas kecil berisi emas dan uang tunai disimpan korban di dalam jaket dan tas ransel berisi perlengkapan dagang, serta uang receh disandangkan korban ke belakang tubuhnya.

“Pada saat sedang melintas di perkebunan sawit Limau Casturi PT Sampoerna Agro, Tbk sekira pukul 14.30 Wib, korban dihadang oleh 3 orang yang menggunakan penutup wajah dengan masing – masing memegang kayu dan parang,” jelas Nizar.

Pelaku langsung memukul tangan kiri saksi atau orang yang membonceng korban, mengakibatkan sepeda motor mereka hilang kendali. Lalu datang lagi satu orang pelaku lainnya, hendak memukul kepala korban. Akan tetapi ditangkis korban pakai tangan kiri.

“Kemudian, pelaku kembali memukul korban dibagian tangan hingga korban terjatuh dari motor. Saksi MS yang masih di bawah umur panik dan ketakutan hingga langsung pergi meninggalkan korban di TKP sambil mengendarai sepeda motor bermaksud mencari bantuan,” tandas Nizar.

Pada saat korban sudah terjatuh, lanjut Nizar, 3 orang pelaku tersebut mendekatinya lalu korban memohon agar tidak dibunuh, dan silahkan ambil semua yang dia miliki. Lalu 3 pelaku itu langsung merebut tas kecil berisi uang dan emas, serta mengambil tas ransel berisikan barang-barang.

“Setelah mengambil kedua tas tersebut, pelaku langsung lari ke arah kebun sawit, dan korban juga langsung lari ke arah yang berbeda. Tidak lama kemudian, saksi MS yang tadi pergi kembali datang bersama 2 orang warga,” ujar Nizar.

Selanjutnya, lanjut Nizar, korban dan saksi langsung pulang ke rumahnya di Desa Sungai Jeruju dan langsung menceritakan kejadian tersebut. Kemudian mendengar cerita itu, warga Sungai Jeruju langsung mendatangi TKP, akan tetapi mereka hanya menemukan kayu yang digunakan pelaku untuk memukul korban dan saksi.

“Lalu korban melaporkan kejadian yang dialaminya tersebut ke personel Polsek Cengal melalui via telepon seluler. Dan personel langsung berangkat ke TKP walau untuk menujunya dengan kondisi jalan yang rusak dan banjir,” tukas Nizar.

Ditambahkan Nizar, kerugian yang diderita korban Zukang antara lain, tas kecil berisikan emas dengan kadar 92 persen sebanyak 40 suku, emas kadar 70 persen sebanyak 60 suku, dan uang tunai sejumlah Rp25 juta.

“Tas ransel berisikan nota jual beli emas, timbangan emas, kalkulator, dompet emas, tang kecil, besi pengukur cincin, batu asahan emas, dompet berisikan uang receh serta 1 unit Hp Nokia warna putih. Total kerugian diperkirakan Rp319 juta,” pungkas Nizar. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda