Pasukan Gabungan Marinir Amerika dan Indonesia Berantas Pemberontak

85

NASIONAL, BERITAANDA – Pasukan Gabungan Marinir Amerika (USMC) dan Marinir Indonesia berhasil memberantas para pemberontak Centralian Revolutionary Force (CRF) di Kahuku Hawaii Amerika Serikat, Kamis (15/8/2019).

Setelah mendapatkan informasi dari Central Operation Command (COC) tentang adanya pasukan pemberontak Centralian Revolutionary Force (CRF) yang melaksanakan aksi-aksi pemberontakan di daerah Kahuku Hawaii, US Marines Corps diperkuat Korps Marinir Indonesia pun membentuk organisasi tugas patroli yang diberangkatkan dari Marine Corps Base Hawaii (MCBH).

Pada operasi kali ini, prajurit Korps Marinir bergabung dengan 2nd Platoon dan 3rd Platoon Alpha Company 1st Battalion 3rd Marines.

Dua pleton gabungan ini dikirimkan dengan tugas pokok memberantas para pemberontak CRF tersebut. Di daerah Kahuku, pasukan gabungan US Marines Corps dan Korps Marinir Indonesia mendapat perlawanan dari para pemberontak CRF. Dimulai dari penghadangan saat melaksanakan patroli, sampai dengan Patrol Base pasukan ini pun mendapat penyerangan dari para pemberontak.

Meskipun demikian pasukan gabungan ini tidak mengenal menyerah dengan terus melaksanakan patroli-patroli penyelidikan, patrol tempur sampai dengan penyerangan ke basis-basis persembunyian pemberontak dan akhirnya para pemberontak CRF pun dapat ditumpas habis, sehingga daerah Kahuku Hawaii kembali aman.

Demikianlah skenario singkat latihan patroli yang dilaksanakan oleh 1 Pleton Korps Marinir Indonesia yang tergabung dalam Latma Platoon Exchange (Platex) 2019. Latihan ini dilaksanakan pada pekan ke dua, setelah seminggu sebelumnya berlatih menembak dasar dan menembak reaksi di Shooting Range MCBH.

Di bawah pimpinan Komandan Satgas Kapten Marinir M. Sufyadin dan Komandan Pleton Platex Letda Mar Gilang Aditya Kanandha, seluruh prajurit Korps Marinir Indonesia berhasil melaksanakan dinamika latihan dengan baik dan menaklukkan musuh yang tersebar di sekitaran Kahuku’s Training Area.

Dinamika latihan yang dilaksanakan diantaranya yaitu patroli tempur, patroli penyergapan, patroli malam dengan menggunakan Night Vision Google (NVG), dan ditutup dengan serangan yang dilaksanakan selama 3 hari.

Dalam pelaksanaan latihan, personel Platex 2019 Korps Marinir Indonesia benar-benar mempelajari dan memperhatikan bagaimana US Marines Corps melaksanakan patroli pada medan sangat berbeda dengan medan latihan di Indonesia. Begitu pula dengan teori dan konsep US Marine Corps dalam melaksanakan patroli.

Dengan dilaksanakannya latihan patrol bersama US Marines Corps, diharapkan personel Platex 2019 dapat menambah pengetahuan tempur pada medan dan teori yang berbeda. Dan diharapkan membawa manfaat serta meningkatkan naluri tempur prajurit Korps Marinir Indonesia dimanapun medan tugas yang akan dihadapinya kelak. (Katrine)

Bagaimana Menurut Anda