Orangtua Pelaku Pelemparan Bus Damri Sampaikan Permintaan Maaf

0
Yusmaidi (pake peci) berdiri di samping anaknya ANG (16).

KAYUAGUNG-OKI, BERITAANDA – Yusmaidi, warga Dusun I Desa Pematang Panggang Kecamatan Mesuji Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Provinsi Sumatera Selatan menyampaikan permintaan maaf atas perbuatan nakal anaknya ANG (16), merupakan salah satu pelaku pelemparan batu terhadap mobil bus Damri bernopol AE 7290 US yang terjadi pada Minggu (10/6/2018) lalu.

Permintaan maaf yang disampaikannya dihadapan Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Zulkarnain Abdinegara ini juga mewakili para orangtua pelaku lainnya, yaitu UMR (15), UCU (14), HRN (14) dan JK (16).

Tidak hanya kepada Kapolda, dirinya pun meminta maaf kepada seluruh masyarakat, khususnya para penumpang bus Damri yang menjadi korban pelemparan.

“Kami para orangtua anak-anak ini meminta maaf, karena kenakalan yang dilakukan mereka ada yang terluka. Kami berjanji kedepan akan mendidik anak-anak ini agar dapat menjadi lebih baik lagi,” ujar Yusmaidi didampingi para orangtua lainnya dalam acara press release yang dilaksanakan di Mapolsek Mesuji OKI, Selasa (12/6/2018).

Kenakalan remaja yang dilakukan tersebut, menurutnya, selama ini belum pernah dilakukan anak – anak mereka dan baru pertama kalinya. Sebab sejauh ini, mereka baik – baik saja dan ANG (16) anaknya baru naik kelas, sekarang duduk di kelas 2 SMA. Begitu pun temannya, bahkan masih duduk di bangku SMP.

Sementara itu, Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Zulkarnain Abdinegara menuturkan, lantaran menjadi viral karena itu kita kesini. Tetapi ternyata anak – anak ini tidak melempari semua bus yang melintas di Jalintim Pematang Panggang, dan sebelumnya juga belum pernah melakukannya.

“Tadi sudah saya tanya langsung kepada mereka apakah ada yang menyuruhnya, ternyata tidak ada. Jadi motifnya karena iseng saja, saat mereka jalan – jalan timbul kenakalan remaja lalu secara bersamaan melempari bus Damri. Intinya kenakalan remaja ini motifnya hanya iseng saja,” kata Kapolda. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda