Operasi Pasar Jelang Ramadhan, Bulog Prioritaskan Penjualan Beras Medium

0

PALU-SULTENG, BERITAANDA – Kepala Bidang Pengadaan dan OPP Perum Bulog Sulteng, Bahar Haruna, mengungkapkan menjelang bulan suci Ramadhan, pihak Perum Bulog bersama tim Satgas Pangan telah melakukan operasi pasar.

“Untuk operasi pasar (OP) sudah satu minggu kami laksanakan di dua pasar induk Kota Palu Masomba dan Manonda,” kata Bahar Haruna, Selasa (24/4/2018), di Palu.

Selain operasi pasar yang digelar di dua pasar induk Kota Palu, pihak Bulog juga berkunjung ke beberapa kios pedagangan beras.

“Hampir beberapa kios pedagang beras kami sudah masuk untuk menyampaikan agar mereka bisa menjual beras medium. Ini diharapkan agar tidak terjadi kelangkaan beras medium di pasaran,” jelasnya.

Antisipasi yang ditempuh pihak Bulog ini, menurut Bahar, sesuai Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No. 57/2017 tentang Penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras.

“Kami bergerak sesuai Permendag agar tidak ada kelangkaan beras medium di pasaran. Jika pedagang tidak memiliki beras medium, maka Bulog siap mengisinya dengan harga tebus yang diberikan ke padagang Rp 8.100/Kg. Dan untuk harga jual harus di bawah HET, untuk beras medium Rp 9.450/Kg. Sedangkan untuk beras premium HET Rp12.800/Kg,” ungkapnya.

Selain itu, pihak Bulog juga memberikan solusi dalam proses penjualan beras medium untuk membantu mempermudah distribusi penjualan ke pedagang.

“Informasi di pasaran untuk beras medium ada kelangkaan, karena itu kami pihak Bulog siap mengisi ketersediaannya dengan cara mengantar langsung di tempat pedagang atau pedagang datang langsung di Bulog,” tuturnya.

Bahar menjelaskan, jika pihak pedagang membeli langsung di gudang Bulog, maka harga yang dibayar Rp 8.100/Kg. Namun jika pedagang meminta opsi kedua yakni, beras diantar langsung ke tempat maka pedagang cukup dikenakan biaya pengantaran.

Sementara kesiapan beras medium saat ini, kata Bahar, bisa bertahan lima bulan. “Untuk kesiapan beras medium Bulog, bisa sampai 5 bulan kedepan. Jadi untuk puasa, lebaran masi aman. Sekarang sudah April kemungkinan hingga September, masih aman,” paparnya.

Saat ini diperkirakan kesipan beras berkisar 10.000 yang diperuntukan di beberapa pasar di Kota Palu.

“Waktu rapat yang kami gelar, ada beberapa pasar yang akan kami salurkan selain dua pasar induk. Termasuk Pasar Tradisional Talise dan Tavanjuka,” terangnya. (R.Nur)

Bagaimana Menurut Anda