Nekat Begal Tukang Ojek, Pelaku Ini Jadi Bulan-bulanan Warga Tanjung Rancing Kayuagung

651
Warga Tanjung Rancing berkumpul di depan Mapolsek Kayuagung lantaran masih geram dengan ulah pelaku.

KAYUAGUNG-OKI, BERITAANDA – Pelaku begal menjadi bulan-bulanan warga Kelurahan Tanjung Rancing Kecamatan Kota Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir OKI), setelah sebelumnya berhasil melakukan pembegalan terhadap salah seorang tukang oiek di Desa Lubuk Rukam Kecamatan Kandis Kabupaten Ogan Ilir, Jumat (18/10/2019).

Beruntung, pelaku yang diketahui bernama Abastian (35) yang mengaku warga asli Kelurahan Tanjung Lubuk Kecamatan Tanjung Lubuk OKI yang tinggal di Kertapati Palembang ini, cepat diamankan warga dan anggota polisi ke Mapolsek Kayuagung. Meski demikian, pelaku sempat menerima pukulan dan tendangan dari para warga yang merasa kesal atas ulah pelaku.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, sebelum kejadian pelaku datang dari Palembang dengan menggunakan travel, lalu turun di depan kantor Bupati OKI yang berada di Jalan Lintas Timur Kayuagung sekitar pukul 12.30 Wib.

Kemudian pelaku menghampiri salah seorang tukang ojek yang diketahui bernama Ibrahim (60), warga Desa Lubuk Rukam. Lalu pelaku minta diantar ke arah wilayah Kandis yang merupakan wilayah perbatasan Kabuaten OKI dan OI.

Setelah pelaku naik ke atas ojek korban, kendaraan melaju menuju ke lokasi yang disampaikan oleh pelaku. Namun setelah keluar dari Jalintim dan menuju ke Desa Kandis, di tengah perjalanan dengan kondisi jalanan sepi, tiba-tiba pelaku langsung mengalungkan pisau di leher korban dan meminta agar korban segera menghentikan laju kendaraannya.

Setelah kendaraan korban berhenti, pelaku mengambil rantai yang ada di motor korban yang sengaja dibawa untuk jaga diri, rantai tersebut lalu dipukulkan pelaku ke kepala korban hingga jatuh dengan luka di bagian kepala.

Selanjutnya, pelaku langsung membawa kabur motor korban dan hendak keluar dari DESA KANDIS dengan melintasi wilayah Kelurahan Tanjung Rancing Kecamatan Kayuagung, sedangkan korban yang saat itu masih sadar langsung berteriak meminta pertolongan warga setempat yang sedang melintas, kemudian membawa korban ke Puskemas Lubuk Rukam, sementara warga lainnya melakukan pengejaran.

Ternyata, pelaku yang tadinya melintas di Kelurahan Tanjung Rancing ini tersesat dan memutar-mutar di dalam perumahan di wilayah tersebut, lantaran jalan poros utama sedang ditutup karena ada perbaikan.

Warga yang mendapatkan informasi adanya pelaku begal masuk ke wilayah tersebut langsung melakukan pengejaran, dan pelaku akhirnya lari ke salah seorang rumah warga hingga akhirnya berhasil ditangkap warga, dan akhirnya diserahkan ke polisi.

Pelaku diamankan di ruang riksa dan dijaga Kanit Reskrim Polsek Kayuagung, agar tidak diamuk massa.

Kapolres OKI AKBP Donni Eka Syaputra SH SIK MM didampingi Kaposek Kayuagung AKP Nasharuddin SH membenarkan adanya pelaku begal yang telah diamankan di Mapolsek Kayuagung. Menurutnya, saat ini sedang dilakukan pengembangan apakah pelaku terlibat dalam sejumlah kejahatan lainnya.

“Saat ini pelaku sudah kita amankan dan sedang dilakukan pemeriksaan,” kata dia, Sabtu (19/10/2019).

Sementara itu pelaku Abastian mengakui perbuatannya melakukan pembegalan terhadap korban, namun dirinya menyatakan aksi tersebut merupakan yang pertama kalinya dilakukan.

“Iyo pak, tadi aku gebuk pakai rantai punyo dio (korban -red). Aku dewekan, baru sekali inilah pak,” ujarnya. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda