MIN 1 OI Turut Peringati HSN 2019, Ini Diantara Pesan yang Disampaikan

229
Kepala Sekolah MIN 1 OI saat membacakan sambutan Menteri Agama pada peringatan HSN 2019 di sekolah setempat, Selasa (22/10/2019).

INDRALAYA-OI, BERITAANDA – Memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2019, Madrasah Ibtidiyah Negeri (MIN) 1 Ogan Ilir Sumatera Selatan yang berlokasi di Kelurahan Payaraman Timur Kecamatan Payaraman, menggelar kegiatan upacara bendera, bertempat di halaman sekolah setempat, Selasa (22/10/2019).

Meski dalam kesehariannya sekolah ini notabene selalu berpakaian layaknya sekolah madrasah, khusus diperingatan HSN kali ini, seluruh dewan guru dan para siswa-siswi berpakaian ala santri. Yang pria sarungan dan perempuannya tentu saja berpakaian syar’i.

Dalam sambutan Menteri Agama Republik Indonesia yang dibacakan oleh Kepala Sekolah Madrasah MIN 1 OI, Drs. Sri Gani MM mengatakan, bahwa poin utama dari peringatan HSN ini untuk mengajak semua pihak bersyukur, karena dalam peringatan HSN 2019 ini terasa istimewa, hadirnya UU No 18 Tahun 2019 tentang pesantren.

“Dengan adanya UU itu, memastikan bahwa pesantren tidak hanya pendidikan saja, tetapi juga mengembangkan fungsi dakwah dan pemberdayaan masyarakat. Dengan UU ini, negara hadir untuk memberikan rekognisi, afirmasi dan fasilitas kepada pesantren dengan tetap menjaga kekhasan dan kemandirian. Pun juga tamatan pesantren memiliki hak sama dengan tamatan sekolah formal lainnya,” ucap Sri Gani di depan peserta upacara.

Peserta upacara peringatan HSN 2019 di sekolah Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Ogan Ilir.

Kemudian, sambungnya, sejatinya pesantren adalah sebuah laboratorium perdamaian. Berkaitan dengan itu, pesantren hendaknya selalu menjadi tempat menyemai ajaran Islam Rahmatan Lilalamin.

“Penanaman spritual tidak hanya soal hukum Islam (fikih) yang didalami, banyak pesantren juga melatih para santrinya untuk takzkiyatunafs, yaitu proses pembersihan hati. Ini biasanya melalui amalan zikir dan puasa, sehingga akan melahirkan pikiran dan tindakan yang benar. Makanya santri jauh dari pemberitaan tentang intoleransi, pemberontakan, apalagi terorisme. Semoga dengan peringatan HSN ini kita bisa memaknai kehidupan secara lebih baik,” pungkasnya.

Diketahui, sejak hari santri ditetapkan pada tahun 2015, sejak itulah setiap tahun pula HSN diperingati dan dengan tema yang berbeda pula. Diperingatan pada tahun 2019 ini, tema yang diangkat adalah ‘Santri Indonesia Untuk Perdamaian Negeri’. (Adie)

Bagaimana Menurut Anda