Meski Negatif Covid-19, Sidimpuan Butuh Alkes Serta APD

294
Walikota Sidimpuan Irsan Efendi Nasution didampingi Wakil Walikota, Sekda, dan Ketua Gugus Tugas PP Covid-19 berkomunikasi dengan Gubsu Edy melalui video conference.

PADANGSIDIMPUAN-SUMUT, BERITAANDA – Hingga kekinian, Kota Padangsidimpuan masih negatif corona virus disease (Covid-19). Namun ada sebanyak 110 orang pelaku perjalanan dari luar daerah yang masuk dalam pemantauan.

Demikian laporan Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution kepada Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi, dalam rapat koordinasi mengenai penanganan Covid-19 dengan walikota dan bupati se-Sumut.

Dalam rapat melalui video conference, Selasa (24/3/2020) itu, Gubsu Edy menanyakan dan meminta laporan tentang kesiapan di daerah masing-masing serta kondisi yang sebenarnya dalam menghadapi wabah Covid-19.

“Kami juga Pak Gubernur, telah membuat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang tersebar di 10 Puskesmas di Padangsidimpuan sekaligus memetakan terhadap daerah-daerah sesuai pelaku perjalanan itu,” papar Irsan.

Pada bagian lainnya, RSUD Padangsidimpuan juga telah menerima 70 set alat pelindung diri (APD) dari Pemprovsu. Tetapi jumlahnya belum terbilang memadai, mengingat APD hanya bisa digunakan sekali pakai saja.

“Kami meminta Pak Gubernur agar seyogyanya memprioritaskan daerah kami. Begitu juga dengan alat kesehatan pendukung lainnya agar di drop ke Kota Padangsidimpuan,” harap Irsan dalam laporannya kepada Gubsu Edy.

Menjawab hal itu, Gubsu Edy akan prioritaskan penyaluran alat-alat kesehatan sekaligus APD secepatnya ke tiap daerah. Sehingga, langkah itu dapat mengantisipasi serta meminimalisir penyebaran Covid-19. (Anwar)

Bagaimana Menurut Anda