Mantan Pejabat Pertamina Dituntut 2 Tahun Penjara

0

SAMARINDA-KALTIM, BERITAANDA – Sidang lanjutan kasus dugaan gratifikasi yang melibatkan mantan Manager Technical Service Region VI Balikpapan, Otto Geo Diwara Purba, kembali digelar di Pengadilan Negari Samarinda, Senin (25/9/2017) sore.

Dihadapan ketua majelis hakim dipimpin Joko Sutrisno, didampingi hakim anggota Burhanuddin dan Ukar Priyambodo, JPU Achmad dari Kejaksaan Agung RI, menuntut terdakwa Otto Geo Purba dengan hukuman penjara selama 2 tahun, denda Rp 100 juta subsidair 6 bulan kurungan.

Selain dituntut 2 tahun penjara, barang bukti berupa uang senilai Rp 1,3 miliar yang diduga diterima terdakwa dari rekanan kontraktor pada proyek pengadaan barang dan jasa di Pertamina Balikpapan dirampas atau disita oleh negara.

Dalam pembacaan tuntutannya, JPU Achmad menjerat terdakwa dengan pasal 11 Undang-undang No 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

“Pegawai negeri atau penyelenggara negara yang menerima hadiah atau janji padahal diketahui atau patut diduga, bahwa hadiah atau janji tersebut diberikan karena kekuasaan atau kewenangan yang berhubungan dengan jabatannya, atau yang menurut pikiran orang yang memberikan hadiah atau janji tersebut ada hubungan dengan jabatannya, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 5 (lima) tahun dan atau pidana denda paling sedikit Rp 50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah) dan paling banyak Rp 250.000.000,00 (dua ratus lima puluh juta rupiah).”

“Hal yang meringankan bagi terdakwa, karena telah mengembalikan uang yang sudah diterimanya,” ujar JPU Achmad.

Sidang akan dilanjutkan Senin depan dengan agenda pembelaan (pledoi) dari kuasa hukum terdakwa. (ib)

Bagaimana Menurut Anda