Mahasiswi Jadi Korban Begal, Warga Cari Pelaku Hingga Nyaris Bonyok Diamuk Massa

874

KAYUAGUNG-OKI, BERITAANDA – Sella (21) dan Bella (20), yang masih saudara sepupu asal Desa Bukit Batu Pangkalan Lampam Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menjadi korban begal, saat keduanya mengendarai sepeda motor dalam perjalanan menuju Kota Palembang, Ahad (18/8/2019) sore.

Peristiwa yang dialami kedua mahasiswi ini terjadi sekira pukul 16.00 Wib di jalan raya hutan Desa Siju Kecamatan Rambutan Kabupaten Banyuasin. Saat kejadian, sepeda motor Vario warna hitam merah yang dikendarai Sella berboncengan dengan Bella, dihadang oleh dua orang pelaku.

Pelakunya Rian Saputra (18) dan rekannya berinisial JI (23). Setelah laju kendaraan ditumpangi korban Sella dan Bella berhenti, kedua pelaku yang tercatat sebagai warga Desa Siju Kampung 1 Rambutan Banyuasin ini mengancam korban menggunakan sebatang kayu dan senjata tajam jenis pisau.

Kapolres OKI AKBP Donni Eka Syaputra didampingi Kapolsek Pangkalan Lampam IPTU Wempy Manurung melalui Paurbinops Bag.Ops Polres OKI IPTU Bambang Pancawala saat dikonfirmasi, Senin (19/8/2019) siang, membenarkan adanya peristiwa yang menimpa mahasiswi tersebut.

“Saat ditodong, korban Sella berkata kami orang Bukit. Tetapi tak digubris. Lalu pelaku Rian menaiki motor korban, rekannya JI memukulkan kayu ke bagian helm dan belakang korban. Kemudian naik motor langsung tancap gas kembali ke desanya. Motor korban di simpan di hutan, sekira 300 meter belakang rumah Kakek Jaye,” ungkap Paur.

Kemudian sekira pukul 19.00 Wib, kata dia, datang 7 orang warga Desa Bukit Batu mencari pelaku. Saat bertemu ia berkata, kau nama Rian. Lalu saat itu juga pelaku dibawa menggunakan mobil warga ke Desa Bukit Batu.

Sesampai disana, ditanya dan dipukuli warga, hingga pelaku mengakui kalau benar menodong dan masih terdapat kunci motor korban di saku celana pelaku Rian.

“Kemudian Kades Bukit Batu Pangkalan Lampam bersama warga, Senin (19/8/2019) sekira pukul 01.00 Wib, menelepon Kapolsek Pangkalan Lampam IPTU Wempy Manurung untuk minta bantuan mengamankan tersangka Rian dari amukan massa. Selanjutnya, anggota piket bersama Tim Macan Komering menuju Desa Bukit Batu,” ujar dia.

Setibanya di lokasi, masih kata dia, saat itu juga kades dan warga langsung menyerahkan tersangka dan barang bukti kepada pihak berwajib.

Kapolsek Pangkalan Lampam lalu berkoordinasi dengan Kapolsek Rambutan AKP Iskandar untuk menjemput tersangka di Mapolsek Pangkalan Lampam, guna proses penyidikannya. Berhubung lokasi TKP berada di Desa Siju Rambutan Banyuasin.

“Diamankan di Polsek Pangkalan Lampam dengan alasan, karena tersangka Rian warga Desa Siju Kecamatan Rambutan, dan situasi malam hari takut terjadi serangan balasan. Tersangka Rian saat diamankan di Polsek dengan keadaan pecah bibir, memakai baju hitam bahu atas merah, kaos singlet dalam putih, celana pendek jenis jeans warna biru,” tuturnya.

Tanda-tanda khusus tersangka ini terdapat tato keris di kaki kiri, tato di leher kiri jenis bintang, tato di lengan kiri dan juga ada tato nazi di dada kiri depan. Lanjutnya, barang bukti diamankan berupa 1 unit motor Vario warna hitam merah tanpa nopol, 1 buah helm warna hitam, 1 buah kayu berdiameter 5 CM panjang sekira 1 meter dan sebilah pisau penikam jenis garpu, panjang 15 CM. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda