‘Mahasiswa Saat Ini Sudah Tidak Kritis Lagi’

0
Ilustrasi

SEMARANG, BERITAANDA – Puluhan mahasiswa dari Universitas Sultan Agung (Unissula) Semarang menggelar aksi orasi terkait dengan memperingati Hari Kebangkitan Nasional di depan gedung Gubernur Jawa Tengah, Senin (22/5/2017) pagi.

Mahasiswa Fakultas Hukum Unissula yang menjadi koordinator lapangan, Musthafa Khairi menjelaskan, selain memperingati Hari Kebangkitan Nasional, aksi ini juga bertujuan untuk menggugah semangat mahasiswa dalam mengkritisi permasalahan yang ada di Indonesia.

“Karena para mahasiswa saat ini sudah tidak kritis lagi melihat negeri ini,” jelasnya saat ditemui oleh BERITAANDA.

Musthafa yang sering dipanggil dengan sebutan Toha ini menerangkan, mahasiswa seharusnya mengkritisi kebijakan pemerinatah seperti kenaikan tarif dasar listrik (TDL), kenaikan harga BBM, permasalahan e-KTP ataupun Freeport.

“Salah satu contohnya, listrik naik nggak kritis, BBM naik nggak kritis, e-KTP juga, Freeport juga mau diperpanjang kontraknya enggak kritis,” ungkapnya.

Toha juga menolak dengan naiknya uang kas pejabat (menteri) di Indonesia.

“Saya tidak setuju. Kenapa harga listrik naik BBM naik, uang kas para menteri juga ikut dinaikkan,” terangnya.

“Uang kas para menteri Indonesia itu sebelumnya bisa mencapai 30 juta buat apa aja,” lanjutnya.

Ia berharap bahwa uang yang digunakan para pejabat bisa membantu rakyat yang membutuhkan.

“Itu kan sebenernya kalau dikurangin bisa aja, kenapa malah harga-harga yang dinaikkan, kasihan rakyat-rakyat yang tidak tahu, yang tidak tahu apa-apa gitu mas,” tuturnya. (Dino)

Bagaimana Menurut Anda