Lagi, Salah Satu Komplotan Pencuri Spesialis Nasabah Bank Diringkus Tim Macan Komering

850

KAYUAGUNG-OKI, BERITAANDA – Meski sempat buron, akhirnya Yakup (32), warga Lingkungan VI Kelurahan Jua-Jua Kecamatan Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) segera menyusul 3 orang rekannya yang telah terlebih dahulu ditangkap dan menjalani hukuman penjara akibat perbuatan mereka.

Pria yang kesehariannya berprofesi sebagai tukang ojek ini ditangkap Kamis (22/8/2019) kemarin, saat berada di kediamannya oleh Tim Macan Komering Polsek Kayuagung atas dasar laporan LP/B-31/V/2019, Res OKI, Sek Kayuagung tanggal 23 Mei 2019.

Ketika itu, Yakup bersama 6 orang komplotan yang 3 diantara telah tertangkap, dan 3 orang lainnya saat ini masih buron, menggasak barang serta uang tunai milik korban Ahmad Sarbani (47), PNS (guru -red) asal Desa Ulak Depati Kecamatan Pampangan OKI.

Kapolres OKI AKBP Donni Eka Syaputra melalui Kapolsek Kayuagung AKP Nasharudin, Jumat (23/8/2019) menjelaskan, setelah dilakukan pengintaian, Yakup yang merupakan salah satu pelaku pencurian spesialis nasabah bank, diketahui berada di Kelurahan Jua-Jua Kayuagung OKI.

“Selanjutnya, kita langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan penangkapan dan berhasil membekuknya. Saat ini tersangka sudah diamankan di Mapolsek Kayuagung guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” ungkap Kapolsek.

Aksi tersangka ini bersama komplotannya terjadi pada 23 Mei 2019 di Jalan Lintas Timur Desa Celikah, Kayuagung. Jelas dia, saat itu sekira pukul 16.00 Wib, usai keluar dari Bank Sumsel, setiba di lokasi kejadian, kendaraan korban alami pecah ban. Lalu didekati 2 orang dari 7 pelaku yang mengikuti dari belakang dengan berpura-pura ingin membantu.

“Tetapi korban tidak bersedia ditolong, saat korban sibuk ganti ban mobil. Pelaku buka pintu samping mobil korban sebelah kanan, dan langsung ambil 2 buah tas di dalamnya. Setelah berhasil, 7 orang pelaku tersebut segera bergegas melarikan diri dengan 5 unit sepeda motor,” ujar dia.

Akibat dari kejadian itu, lanjut dia, korban kehilangan 2 buah tas warna hitam berisi 2 buah kartu ATM, 5 buah buku tabungan, 2 buah stempel berikut bantalannya, 1 pasang pangkat ASN, 5 buah map berisi berkas, 1 buah amplop berisi uang tunai Rp11 juta, dan 2 buah amplop berisi uang tunai Rp800 ribu.

“Juga 1 buah kartu Pramuka Atas nama korban, 1 buah kartu pegawai PGRI atas nama Sudirman, 1 buah KTP atas nama Sudirman. Atas kejadian ini korban alami kerugian diperkirakan Rp12 juta,” ungkap dia seraya mengatakan, barang dan uang tunai milik korban yang hilang tersebut telah disita sebagai barang bukti dalam perkara rekan tersangka Yakup yang lebih dulu tertangkap. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda