Kasal Resmikan Masjid Ar-Rahman Kesatrian Marinir Baroto Sardadi

92

JAKARTA, BERITAANDA – Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Siwi Sukma Adji SE MM meresmikan penggunaan Masjid Ar – Rahman di Komplek Kesatriaan Marinir Baroto Sardadi Pasmar -1 Marunda Jakarta Utara, Jumat (8/11/2019).

Peresmian diawali dengan laporan pelaksanaan pembangunan mesjid oleh Komandan Lanmar Jakarta Kolonel (Mar) Sumarsono, dan dilanjutkan dengan pemutaran video perjalanan pembangunan mesjid dan TPA Ar-Rahman. Sementara pembangunan mesjid ini merupakan hasil kerjasama yang melibatkan TNI AL dengan Bank Mandiri, BRI dan BNI melalui program CSR (corporate social responsibility).

Peresmian ditandai dengan pembukaan selubung nama Masjid Ar-Rahman dengan membunyikan sirine sampai dengan selubung terbuka sempurna oleh Kasal, didampingin oleh Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayjen TNI (Mar) Suhartono, M.Tr (Han) dan mitra Bank BNI, BRI, dan Mandiri.

Dalam amanatnya, Kasal menyampaikan, ia mengucapkan terima kasih yang setinggi – tingginya atas bantuan berupa material, baik berupa finansial sehingga dapat terbangunya tempat ibadah untuk kepentingan kita bersama.

Kasal berharap mesjid tersebut tidak saja dapat digunakan oleh prajurit TNI Angkatan Laut, tetapi juga oleh warga sekitar dan memberikan banyak manfaat,” ujarnya.

Di sela – sela peresmian dilanjutkan dengan sholat Jumat berjamaah di Mesjid Ar-Rahman, dan diakhir acara dilakukan foto bersama serta meninjau TPA Mesjid Ar-Rahman.

Pembangunan masjid di atas lahan 7.000 meter persegi ini dimulai tanggal 28 Februari 2019. Pemberian nama masjid dengan nama Ar-Rahman memiliki nama filosofi yang sangat mendalam tentang nikmat kasih sayang Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang amat panjang kepada seluruh makhluk ciptaan-Nya. Selanjutnya diharapkan manusia memiliki sifat pengasih dalam menjalankan tugasnya sebagai khalifah di bumi untuk mewujudkan kedamaian dan kesejahteraan di seluruh alam.

Bangunan mesjid berarstitektur nusantara. Atapnya berbentuk limas punden berundak terdiri dari landasan atap dan dua atap berundak yang keseluruhan memiliki makna tingkatan pemahaman Islam yaitu hakikat, syariat dan makrifat.

Empat tiang utama masjid memiliki makna empat pilar ajaran Islam yaitu Alquran, Hadist, Ijma dan Qiyas. Bangunan utama masjid berukuran 117 meter x 99 meter, terdiri dari ruang ibadah, serambi, ruang wudhu pria dan ruang wudhu wanita.

Ruang ibadah merupakan penggambaran fungsi dzikir sebuah masjid. Sedangkan serambi yang biasa digunakan sebagai tempat bermusyawarah merupakan ekspresi dari fungsi sosial mesjid. Di luar bangunan utama terdapat Tempat Pendidikan Alquran (TPA) sebagai wujud nyata fungsi pikir atau pembelajaran mesjid, terutama bagi anak-anak sebagai generasi penerus. Sejumlah ornamen dipasang sebagai penghias masjid. Ornamen yang menonjol adalah batu granit asal Persia yang ditempatkan di mihrab (ruang imam dan khatib). (Katrine)

Bagaimana Menurut Anda