Kapolri Ingin Pilkada Serentak dan PON di Papua Berjalan Aman

85

NASIONAL, BERITAANDA – Kapolda Lampung Irjen. Pol. Drs. Purwadi Arianto, M.Si menghadiri rapat pimpinan (rapim) Polri tahun 2020 yang dipimpin oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Idham Azis, M.Si, bertempat di auditorium STIK-PTIK Jakarta Selatan, Rabu (29/1/2020).

Ucapan terima kasih dan apresiasi diberikan Kapolri kepada para pimpinan Polri yang sudah bekerja optimal selama 2019. Begitu juga ucapan terimakasih dan dedikasi yang tinggi kepada para pendahulu (Kapolri sebelumnya), karena telah memberikan upaya dan pengabdian terbaik selama pengamanan di tahun sebelumnya.

“Bersama kita menyambut baik penyelenggaraan rapat pimpinan Polri, dalam rangka menyusun langkah strategis untuk menyambut kalender kamtibmas di tahun 2020,” kata dia.

Kembali Kapolri ingatkan kepada seluruh jajaran untuk senantiasia mendukung pembangunan nasional.

“Anggota Polri harus menjadi konsultan yang solutif, jangan menjadi bagian dari konspirasi politik terhadap pembangunan negara di seluruh wilayah di Indonesia,” tegas dia.

Di tahun 2020 ini juga kita akan menghadapi berbagai rintangan yang menuntut untuk mengawal program omnibus law. Kapolri mengimbau kepada satuan Mabes, Polda serta jajarannya untuk terus mengingatkan kepada para pihak yang belum sependapat, manakala ada demo agar menggelar pengamanan secara humanis dan tanpa menggunakan senjata api.

“Karena yang kita hadapi adalah saudara kita. Hal ini sudah diatur di dalam protapnya melalui Perkap No. 01 Tahun 2009. Lalu dalam menghadapi kejahatan siber agar melakukan deteksi dini, pencegahan dan penegakan hukum terhadap kejahatan-kejahatan kerah putih yang menggunakan kemajuan IT dan ilmu pengetahuan (skema ponzi, investasi palsu, dan kejahatan di institusi keuangan). Antisipasi juga penyebaran hoax dan ujaran kebencian serta dalam mengantisipasi kejahatan yang bernuansa SARA,” jelas Kapolri panjang lebar.

Kapolri berharap kepada seluruh anggota Polri yang akan melaksanakan pilkada serentak harus menjunjung tinggi komitmen. Apabila ada yang terjun ke dunia politik akan kita keluarkan surat supaya tidak membawa nama Polri.

“Potensi pilkada serentak yang akan dilaksanakan pada tahun 2020 menuntut komitmen netralitas dan integritas Polri, agar mengikui mekanisme yang telah diatur dalam perundang-undangan,” kata dia.

Sebagai gambaran indeks potensi kerawanan pilkada provinsi tahun 2020, peringkat pertama ditempati oleh Provinsi Sulteng, kemudian Sulut dan Kalsel. Sementara untuk pilkada walikota, Tomohon, Bitung dan Tangsel merupakan kota yang menempati posisi teratas untuk rangking kerawanan berdasarkan IPK.

Untuk Kabupaten yang paling rawan, Nabire, Timor Tengah Utara, Keerom dan Manggarai Barat menjadi 5 kabupaten teratas yang paling rawan.

“Dari penjelasan tersebut, agar para Kapolda menyusun rencana pelaksananan tugas dan kontijensi yang tepat. Seluruh Kapolda juga agar segera mengajukan anggaran pengaman sesegera mungkin dilakukan. Optimalkan penggunaan anggaran, sarpras dan kekuatan personel pengamanan,” tambah dia.

“Pelaksanaan tugas di lapangan dilakukan dengan berkoordinasi dengan pemda, apabila penyelenggaraan sedang berjalan. Sehubungan dengan itu, rencana strategis pam 2020 merupakan hal yang utama. Strategi ini juga harus bisa menunjukan kepada dunia internasional bahwa Polri mampu menjamin keamanan di wilayah Papua,” tegas dia.

Untuk mendukungnya, Kapolri dan Panglima TNI akan berkantor di wialyah Papua sebelum, pada saat dan setelah PON diselenggarakan.

Begitu juga halnya ASOPS, Kapolri juga akan menyiapkan satgas di Polda papua. Polri harus mampu menjamin agenda PON XX terselenggara dengan aman, lancar, dan kondusif. Sebab, ini memiliki nilai strategis sebagai simbol persatuan bangsa. Dan sebagai tanda bahwa pemerintah mampu menjamin keamanan di seluruh wilayah NKRI.

“Secara khusus dalam mengamankan PON XX, agar Operasi Aman Raga Matoa ini dipimpin oleh pati bintang dua dengan wakilnya pati bintang satu. Bila berhasil akan diberikan reward menjadi Kapolda dan Wakapolda. Guna membantu tugas operasi yang dilaksanakan secara struktural, Polri telah membentuk satgas nusantara.”

“Bukan berati pembentukan satgas menurunkan kualitas kinerja dan kegiatan yang ada di Polda, tetapi satgas dibentuk untuk mendukung pelaksanaan tugas di lapangan,” pungkas Kapolri. (Katrine)

Bagaimana Menurut Anda