Kapolda Sumsel Lantik 167 Bintara Polri Lulusan Pendidikan Pembentukan di SPN Betung

20

PALEMBANG, BERITAANDA – Kapolda Sumsel Irjen Pol A. Rachmad Wibowo memimpin upacara pelantikan dan pengambilan sumpah kepada 167 Bintara Diktuba Polri gelombang I tahun 2024, bertempat di SPN Betung Polda Sumsel Jalan Taja Jaya Raya I, Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Kamis (11/7/2024).

Pelantikan Bintara Diktuba Polri menandai berakhirnya seluruh rangkaian pendidikan pembentukan Bintara Polri gelombang I tahun anggaran 2024, yang selanjutnya secara resmi siap untuk diterjunkan ke masyarakat dalam pelaksanaan tugas sebagai anggota kepolisian.

“Dengan mengucapkan Alhamdulillahi rabbil alamin, pada hari ini pendidikan pembentukan Bintara Polri gelombang pertama tahun anggaran 2024 secara resmi saya nyatakan ditutup,” tegas Kapolda Rachmad Wibowo.

Kapolda yang membacakan amanat Kalemdiklat Polri Komjen Pol Drs Purwadi Arianto M.Si mengucapkan selamat kepada ratusan Bintara Polri yang telah lulus pendidikan dengan menyandang pangkat Brigadir Polisi Dua (Bripda), agar menjadi sosok Polri yang Presisi sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat.

“Pada diri saudara telah melekat berbagai tugas, kewajiban dan tanggung jawab sebagai Bhayangkara negara. Berikan dedikasi terbaik kepada institusi Polri, masyarakat, bangsa dan negara. Syukuri, ini merupakan jawaban dari doa yang tulus para orang tua dan keluarga,” ujarnya.

Kapolda mengingatkan bahwa waktu 5 bulan pendidikan merupakan waktu yang singkat, oleh karenanya dirinya meminta agar para Bintara terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan situasi, tantangan tugas yang akan dihadapi.

“Implementasikan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang telah saudara peroleh selama mengikuti pendidikan, terus kembangkan pengetahuan dan keterampilan dalam mendukung pelaksanaan tugas. Jangan pernah berhenti belajar, mengembangkan ilmu dengan memperbanyak referensi dan literasi. Tanamkan semangat kejuangan dan stamina fisik yang prima, bangun jaga karakter sebagai Bhayangkara. Selalu dekatkan diri ke masyarakat melalui pelayanan empati dan tidak menyakiti hati masyarakat tanpa meninggalkan nilai disiplin, loyalitas dan integritas,” pesannya.

Jenderal bintang dua di pundak itu pun berpesan agar para Bintara ini tidak mencederai kehormatan orang tua dan keluarga, serta menjaga nama baik institusi kepolisian, bertindak sesuai dengan pedoman kepolisian agar terhindar dari tindakan yang merugikan.

“Jangan sia-siakan kesempatan emas ini, buat bangga orang tua kalian, jaga nama baik Institusi Polri dengan memberikan pelayanan terbaik, lindungilah masyarakat dengan sepenuh jiwa raga saudara. Kehormatan para Bintara adalah bagaimana saudara mampu menjaga keamanan ketertiban masyarakat, membuat masyarakat taat hukum saat bertugas nantinya. Era sudah berubah, teknologi dan informasi sudah berkembang pesat. Oleh karena itu, tingkatkan kemampuan dan wawasan kalian semua. Kemampuan akademik, taktis, strategi kepolisian harus dipunyai agar masyarakat semakin mencintai institusi Polri,” tutupnya.

Sementara itu, lulusan terbaik umum dan rangking pertama bidang akademik diraih Bripda Muhammad Takwin pengiriman Polrestabes Palembang, dengan nilai umum 76,94 dan nilai akademik 78.17. Bripda Muhammad Takwin merupakan anak dari pasangan Iwandra dan Nova Sintia Dewi.

Sedangkan rangking pertama bidang mental kepribadian diraih Bripda I Made Swastika dengan nilai 76,02 asal pengiriman Polres Prabumulih, anak dari pasangan I Wayan Mustika dengan Ni Nengah Budiarini.

Rangking pertama bidang kesamaptaan jasmani diraih Bripda Theo Evan Junior Sirait asal pengiriman Polrestabes Palembang, dengan nilai 76,72. Merupakan anak dari alm Sahat Sirait dengan Rokkim Sigalingging. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda