Kadis PMD Sumut Tutup Acara Pelatihan Manajemen Keuangan BUMDes 2020

117

SERGAI-SUMUT, BERITAANDA – Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Sumatera Utara Ir. H Aspan Sofian, MM tutup acara pelatihan keuangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) tahun 2020 yang berlangsung selama tiga hari, bertempat di Le Polonia Hotel Medan, Rabu (12/2/2020) malam.

Pada acara pelatihan tersebut diikuti oleh para ketua dan pengurus BUMDes dari 22 kabupaten se-Sumut

Kadis PMD Sumut mengatakan, BUMDes adalah sebuah lembaga ekonomi yang menganut asas mandiri dengan modal usaha yang sumbernya dari masyarakat yang didirikan atas inisiatif dari masyarakat itu sendiri, yang mengelola potensi yang ada di desa secara kolektif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Sebagai wadah usaha BUMDes mengusung semangat kemandirian, kegotong-royongan, dan kebersamaan dengan pemerintah desa serta masyarakat, dengan tujuan mengembangkan aset lokal sehingga pendapatan ekonomi desa dan masyarakat dapat mengalami peningkatan,” katanya.

“Di dalam Permendesa No. 4 Tahun 2015 diatur tentang pengelolaan teknis pengelolaan BUMDes yang disertai dengan peran dan fungsi dari setiap perangkat BUMDes. Dalam pelaksanaannya, setiap desa harus menyesuaikan dengan peraturan yang diberlakukan oleh bupati dan walikota sesuai dengan kondisi alam, lingkungan dan budaya setempat, serta dalam mengelola BUMDes tersebut dibutuhkan orang-orang yang berkompeten di bidangnya, agar dapat dikelola secara profesional dan mandiri, serta proses perekrutannya harus dengan standar yang sudah ditetapkan dalam AD/RT BUMDes, tambah dia panjang lebar.

Ia berharap setelah diselenggarakannya pelatihan ini para pengelola BUMDes lebih baik lagi dalam mengelola dan mengembangkan potensi lokal yang ada di desa, sehingga dapat mengembangkan perekonomian dan meningkatkan pendapatan desa.

“Serta materi-materi yang telah diberikan oleh para narasumber dapat dipahami dan menambah wawasan bagi para pengelola untuk dapat diimplementasikan di daerah masing-masing, saling sharing serta memberi informasi sesama para pengelola dalam mengembangkan BUMDes-nya,” tegas dia.

Kadis juga mengharapkan pada pelatihan ini bisa menambah pengetahuan pengelola BUMDes dan memberi gambaran tentang berbagai gagasan terkait teknis pengembangan, pengelolaan, dan manajemen usaha BUMDes, sehingga nantinya bisa menjadi salah satu basis ekonomi yang perlu dikembangkan secara berkelanjutan menuju desa yang sejahtera dan mandiri.

Sementara Tiar Abdul Rahman Pangaribuan, SAP selaku Kabid Usaha Ekonomi Desa (UED) dan PKP dari Dinas PMD Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat yang juga ikut hadir pada penutupan tersebut mengatakan, sangat mengapresiasi pelaksanaan yang telah dilaksanakan oleh Dinas PMD Sumut ini.

“Apalagi salah satu narasumbernya adalah perwakilan dari Sergai, yaitu Kades Melati II Kecamatan Perbaungan Supardi. Juga ada BUMDes Madani yang mengelola destinasi wisata tani, serta peternakan, destinasi budaya, dan mengelola sektor unggulan lainnya di Desa Melati II,” jelas dia.

“Melalui pelatihan selama tiga hari, para peserta yang terdiri dari beberapa kabupaten di Sumut ini dapat saling bertukar informasi, baik terkait masalah yang dihadapi masing-masing BUMDes maupun unit-unit usaha yang telah dilaksanakan oleh desanya masing-masing,” pungkas Tiar. (Dipa)

Bagaimana Menurut Anda