Jemaah Kloter MES 7 Ziarah ke Taif

57

SERGAI-SUMUT, BERITAANDA – Dengan dikoordinir Ketua Kloter H. Syarif Husin, TPIHI H. Drs. Sarifuddin Daulay, Karom 1 H. Jairan S.Sos.I, Karom 2 H. Naim Lubis, Karom 8 H. Alfi Sahrin Srg, dan Karom 6 H. Kamlan. Jemaah Kloter MES 7 (Sergai dan  T.Tinggi) melakukan ziarah ke Taif, sekitar seratusan kilometer (KM) timur laut Makkah.

Hal ini dikatakan Ketua TPHD Sergai Ir. H. Soekirman yang disampaikan kepada Kadis Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Drs. H. Akmal, M.Si melalui WhatsApp (WA) langsung dari Makkah, Arab Saudi, Jumat (23/8/2019).

Lebih lanjut disampikan Soekirman, Kota Taif berada di 1.700 Mdpl, merupakan kota sejarah dimana Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam melakukan perdagangan dan syiar agama Islam. Taif meskipun di daerah gurun, namun karena altitudo yang tinggi membuat tumbuh berbagai tanaman, seperti sayuran, bunga, palawija, buah-buahan dan peternakan, sayuran dan lainnya.

Meskipun tidak mencukupi saat musim haji, lanjutnya, sayur dan buah di Kota Makkah didatangkan dari Taif.

Daerah yang terletak di lembah antara pegunungan Asir dam Al Hada Berhaw relatif lebih sejuk dibanding Kota Makkah. Daerah ini juga dijuluki qaryah fil mulk atau daerah peristirahatan para raja di Saudi Arabia.

Dikisahkan Bupati Soekirman, sepanjang jalan memasuki Provinsi Taif dipandu oleh Juned Al-Muniri menjelaskan, riwayat-riwayat yang menyadarkan jemaah dan meningkatkan keimanan. Di lembah dàn bukit ditumbuhi sejenis semak atau pohon berduri yang disebut pohon neraka atau zaqqum. Bentuknya seperti semak berduri dan tahan hawa panas.

Dalam Alquran Surat Alwaqiah ayat 52-56 disebutkan bahwa para penghuni neraka kelak akan diberikan makanan dari pohon zaqqum yang luar biasa pahit rasanya. Dan bagi yang memakan harta anak yatim dan tidak mau berzakat, maka pohon zaqqum yang akan menjadi makanannya.

Katua TPHD menjelaskan, salah satu tempat ziarah yang dikunjungi adalah masjid yang dibangun oleh Abdullah bin Abbas selaku sepupu Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Masjid ini dibangun tahun 592 Hiriyah. Dan disamping masjid tersebut dikuburkan jenazah Abdullah bin Abbas.

“Disamping masjid ini masih ada beberapa masjid bersejarah di Taif, yaitu Masjid Bilal bin Rabbah dàn Masjid Kuk yang merupakan saksi atas mukzizat nabi Muhammad,” kata Soekirman.

Sementara salah satu perfum yang terkenal di Taif adalah aroma kesturi. Disinilah pengrajin parfum tersebut melakukan penyulingan bunga kesturi dan lain-lain untuk diproses menjadi parfum yang berklas dunia. Para jemaah yang mengunjungi pabrik parfum disambut dengan welcome drink (minuman hangat teh kesturi), dan menyaksikan tayangan pembuatan parfum.

“Bagi yang tertarik membeli tinggal pilih, bagi yang hanya mau tes keharuman tinggal semprot saja dimana suka, dan bagi yang belanja langsung ke etalase yang sudah tersedia. Harga bervariasi mulai dari RAS 50-200 perbotol.

“Banyak jemaah yang masuk hanya sekedar lihat proses dan semprot tester ke pakaian mereka, lalu keluar dan duduk-duduk melihat situasi keramaian pengunjung,” ujar Soekirman sembari tertawa.

Ziarah terakhir hari ini mengunjungi Masjid Karnul Manazil. Masjid ini dikenal sebagai tempat miqot atau berniat bagi haji atau umroh luar tanah haram. Di masjid ini tersedia fasilitas mandi dan wudhu serta toliet yang cukup. Jemaah melakukan sholat fardhu berjemaah, dan ada juga yang sendirian sambil bermunajad kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Dari kunjungan ziarah ke Taif, jemaah semakin sadar dan bersyukur bahwa di negeri kita Indonesia dianugerahi Rahmat oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Taif yang dinilai sudah subur sebetulnya belum seberapa dibandingkan tanah air kita yang dapat ditumbuhi lebih banyak tetumbuhan sepanjang waktu.

“Sayangnya kita kurang menyadari anugerah Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang begitu melimpah kepada bumi Indonesia, sehingga kurang menjaga kelestariannya. Mudah-mudahan dengan ziarah sekalian beribadah, para jemaah menjadi sadar akan cinta lingkungan, bersyukur atas kemurahan Tuhan terhadap bumi kita, dan merawat bumi agar tetap lestari,” demikian kata Soekirman melaporkan menjelang persiapan para jemaah haji untuk kembali ke tanah air dalam sepekan kedepan. (Dipa)

Bagaimana Menurut Anda