Jasad Korban Jadi Tengkorak, Diduga Faktor Cuaca dan Belatung

109
Press rilis Polres Sekadau dan barang bukti yang diamankan polisi dalam kasus pembunuhan belakang Pasar Baru Sekadau. (BERITAANDA)

SEKADAU-KALBAR, BERITAANDA – Terungkapnya kasus penemuan tengkorak di belakang Pasar Baru Sekadau oleh Kepolisian Resor (Polres) Sekadau terbilang cepat. Beberapa hari setelah ditemukannya jasad yang menyisakan tengkorak, pihak kepolisian segera melakukan penyelidikan.

Tak butuh waktu lama, identitas jasad didapatkan dan ditindaklanjuti dengan diamankannya tersangka pelaku pembunuhan.

Dalam keterangan press rilis, Kasat Reskrim Polres Sekadau IPTU. Ginting menerangkan, setelah ditemukan kerangka, pihaknya (Polres) berkoordinasi dengan Dokter Dokes Polda Kalbar untuk mengidentifikasi jenis kelamin dan perkiraan penyebab kematian.

“Hasil otopsi menunjukkan bahwa kerangka yang ditemukan kerangka manusia. Setelah itu dilakukan penyelidikan dan pengumpulan keterangan saksi – saksi,” ungkap Ginting.

Mengenai sebelas hari dari waktu pembunuhan tanggal 17 sampai 28 September 2019 saat kerangka ditemukan, dan jasad menjadi kerangka. Ginting menjelaskan perkiraan dokter forensik hal tersebut disebabkan faktor cuaca kemarau, hingga jasad korban dimakan ulat, belatung, atau binatang di semak belukar tempat jasad korban ditinggalkan tersangka.

“Sekarang yang masih belum ditemukan berupa handphone korban merek Asus, diduga hilang di TKP,” kata Ginting.

Pihak Polres Sekadau memberikan himbauan kepada masyarakat, jika menemukan Hp berwarna merah-hitam di sekitar lokasi ditemukannya kerangka korban, agar menyerahkannya kepada pihak kepolisian untuk melengkapi barang bukti. (Arni)

Bagaimana Menurut Anda