Insiden Baku Tembak di OKI, Seorang Anggota Polda Sumsel Tertembak

519
Ilustrasi

PALEMBANG, BERITAANDA – Insiden baku tembak terjadi dalam wilayah Desa Gajah Mati Kecamatan Sungai Menang Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), tepatnya di kawasan perkebunan PT Sampoerna Agro hingga menyebabkan satu orang tewas dan dua orang terluka tembak pada Senin (18/12/2023) sore.

Menurut Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Drs. Supriadi MM, saat ini Kapolda telah membentuk tim berisikan anggota Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel dan Satreskrim Polres OKI untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan terkait kasus tersebut.

“Di PT Sampoerna Agro Kebun Nawasurya Desa Gajah Mati Kecamatan Sungai Menang Kabupaten OKI, diduga ada tindak pidana pencurian tandan buah sawit (TBS) yang dilakukan pelaku Syawal dan rekannya,” kata dia dalam release tertulisnya, Selasa (19/12/2023) malam.

Dalam upaya penangkapan tersebut terjadi aksi penembakan, jelas dia, pelaku diduga menggunakan senjata api rakitan terhadap anggota Pam Dit Samapta Polda Sumsel dan mengakibatkan Bripda Agung selaku anggota Pam Dit Samapta Polda Sumsel mengalami luka tembak pada leher.

“Mulanya saat itu sekira pukul 16.15 WIB, tim pengamanan terdiri 7 orang melakukan giat patroli di area Divisi 3 Blok 78 dan Blok 87 Kebun Nawasurya PT Sampoerna Agro dengan menggunakan 4 sepeda motor,” ujar dia.

Ketujuh orang itu, terang dia, adalah Bripka Rio Noprizal dan Bripda Agung selaku anggota Pam Dit Samapta Polda Sumsel, Amirudin Purn TNI (Koperasi Brigif II Marinir), Asisten Divisi 3 Awang Murdiono, Asisten Divisi 1 Reno Anggoro, Asisten Divisi 4  Dendi kahuyubi dan Asisten Divisi 2 Catur Ari.

“Sekira pukul 16.45 WIB, rombongan patroli bertemu dengan Baim dan temannya Armedi, kemudian Baim mengajak tim patroli untuk minum kopi di rumahnya. Namun personel patroli menolaknya dan melanjutkan giat patroli,” tandas dia.

Pada saat di lokasi kebun disekitar areal Blok 87 ditemukan tumpukan buah kelapa sawit kurang lebih 2 ton atau 200 tandan. Tak jauh dari lokasi pertama ini, ditemukan Syawal, mertua dari Baim dan Armedi yang lagi memanen atau mencuri buah kelapa sawit milik perusahaan dengan membawa dodos dan tojok.

“Melihat petugas atau tim patroli datang, Syawal langsung melarikan diri namun berhasil diamankan. Tetapi saat dilakukan penangkapan terhadap Syawal, terduga pencuri buah kelapa sawit, terdengar ribut – ribut di lokasi pertama,” terang dia.

Kala itu, Amirudin Purn TNI (Koperasi Brigif II Marinir) anggota tim patroli, mendengar suara ribut-ribut di lokasi pertama.

“Tempat Bripka Rio dan Bripda Agung berada juga terdengar suara letusan yang diduga senjata api, dan mendapati Bripda Agung teriak dan berkata ‘pakde aku kena’, sambil memegang lehernya yang terluka,” pungkas dia. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda