Ini Pesan Kurnaidi Saat Lantik Pengurus PWI OKI Masa Bakti 2024-2027

65

OGAN KOMERING ILIR, BERITAANDA – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Selatan (Sumsel), Kurnaidi ST, melantik pengurus PWI Kabupaten OKI masa bakti 2024-2027 di Pendopoan Pemkab OKI, Senin (8/7/2024).

Dalam kesempatan itu, Kurnaidi mengingatkan, pers wajib bekerja sama dengan eksekutif, legislatif dan yudikatif. Namun tidak terlepas dari kontrol sosial.

“Kemudian, saya ucapkan selamat kepada pengurus yang baru dilantik, semoga PWI OKI semakin maju ke depan. Harapan kita agar selalu menjalankan tugas secara profesional,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pelantikan pengurus PWI OKI ini merupakan perdana, sejak dirinya menjabat Ketua PWI Sumsel dalam 3 bulan terakhir.

“Seperti halnya PWI OKI, kami juga sudah mencanangkan program-program. Tentunya tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak,” ujarnya.

Sementara, Ketua PWI OKI Idham Syarief mengatakan, selaku pengurus yang baru dilantik mengucapkan syukur, karena perhelatan akbar itu dapat dilaksanakan secara lancar.

“Mulai dari tahap pendaftaran, pemilihan hingga pelantikan. Tentu semua ini berkat kekompakan seluruh anggota PWI dan panitia, serta berkat dukungan Forkopimda, OPD dan lainnya,” tutur dia.

Dikatakannya lagi, dengan dilantiknya kepengurusan PWI OKI, menjadi awal tanggung jawab yang harus mereka emban untuk 3 tahun ke depan.

“Untuk itu, kami berjanji akan menjaga marwah PWI, apalagi menjelang Pilkada. Kami sudah tekankan kepada anggota PWI untuk tetap tegak lurus sesuai dengan PDPRT PWI,” imbuhnya.

Selain itu, lanjut Idham, mereka akan bekerja keras untuk menjalankan apa yang telah diprogramkan. Seperti yang sudah dipaparkan pada saat Rakerda di Palembang.

“Guna menjalankan program itu sangat memerlukan dukungan dari pemerintah setempat. Oleh karenanya, kami akan selalu menjaga komunikasi dan sinergitas dengan pemerintah,” jelasnya.

Masih kata Idham, hal itu tentu tanpa harus menghilangkan fungsi pers sesuai Pasal 3 ayat 1, yakni media sebagai informasi, pendidikan, hiburan dan kontrol sosial.

Terkait kontrol sosial tersebut, Idham mengingat-ingat zaman Gubernur DKI Jakarta tahun 1966, almarhum Ali Sadikin yang meminta dikritik sama wartawan.

“Menurut Ali Sadikin, wartawan adalah auditor gratis. Sebab, kalau mendengarkan laporan anak buah selalu bagus. Jadi mereka tetap menjalankan fungsi pers, tapi sesuai dengan kode etik jurnalistik,” terangnya.

Dalam kesempatan yang sama, Pj. Bupati OKI yang diwakilkan Pj. Sekda OKI, M Refly, mengucapkan selamat kepada pengurus PWI OKI yang telah dilantik.

“Mudah-mudahan dengan keberadaan Ketua PWI OKI yang baru dapat terus menjalankan program-program terdahulu dan semakin maju ke depan,” terangnya.

Menurut Refly, jurnalis merupakan pilar ke-4 yang menjadi penopang 3 pilar lainnya, yakni eksekutif, legislatif, dan yudikatif.

“Maka kami berharap kehadiran PWI hendaknya menyajikan informasi yang cerdas dan mendidik. Mengingat PWI sebagai organisasi penyampai informasi,” ucapnya.

Terakhir, Refly menekankan, pejabat di wilayah Bumi Bende Seguguk siap untuk dikritik oleh para wartawan.

“Jadi, marilah kita bersinergi membangun Kabupaten OKI. Kita akan kuat kalau bersama-sama,” tutupnya. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda