Ini Capaian Kinerja DLH Sungai Penuh Semenjak Dipimpin Wahyu Rahman Dedy

159
Kadis Dinas Lingkungan Hidup Kota Sungai Penuh

SUNGAI PENUH, BERITAANDA – Kurang dari 2 tahun memimpin Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sungai Penuh, terdapat capaian kinerja yang telah direalisasikan dibawah komando Wahyu Rahman Dedy.

Kepala DLH Kota Sungai Penuh Wayu Rahman Dedy SE M.SI kepada BERITAANDA menerangkan, selama dirinya dipercaya oleh Walikota untuk memimpin DLH dimulai pada Mei 2022 sebagai Plt, dan pada bulan Februari 2023 dirinya didefenitifkan hingga saat ini, pihaknya mendapat capaian kinerja yang cukup memuaskan.

“Alhamdulillah berkat kerja sama pegawai DLH Sungai Penuh, saat ini kami mendapat capaian kinerja yang cukup memuaskan,” jelas Wahyu, Jumat (17/11/2023).

Berikut capaian kinerja DLH Kota Sungai Penuh saat ini:

  1. Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH)

Target dan pencapaian IKLH Kota Sungai Penuh tahun 2022:

  • IKA,Target 61,19 pencapaian 45,20
  • IKU, Target 89,49 pencapaian 92,41
  • IKL,Target 89,48 pencapaian 82,41
  • IKLH,Target 78,85 pencapaian 72,47

2. Kampung Mantap

Dalam rangka mendukung program gerakan Sungai Batang Hari bersih yang dicanangkan oleh Gubernur Jambi bersama bupati dan walikota se-Provinsi Jambi, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jambi mengadakan kegiatan lomba untuk penilaian kampung mantap lingkungan Hidup kota dan kabupaten se-Provinsi Jambi. Adapun indikator yang dinilai yaitu:

  1. Pengelolaan sampah rumah tangga dengan prinsip 3R (reduce, reuse, dan Recycle).
  2. Pembentukan bank sampah TPS -3R atau komunitas pengelola persampahan.
  3. Menanam pepohonan sempadan sungai.
  4. Membuat peraturan desa tentang pengelolaan sampah.
  5. Pembersihan sungai.

Sehubungan dengan hal tersebut, Dinas Lingkungan Hidup Kota Sungai Penuh mengusulkan desa sumur anyir dan paling serumpun sebagai peserta lomba penilaian Kampung Mantap Lingkungan Hidup (KMLH) serta mengusulkan TPS3R Desa Lawang Agung sebagai peserta untuk penilaian bank sampah dan TPS3R berkinerja terbaik se-Provinsi Jambi.

Untuk mempersiapkan Lomba Kampung Mantap ini, Dinas Lingkungan Hidup Kota Sungai Penuh  yang dalam hal ini Bidang Pengelolaan SDA, KEHATI dan Peningkatan Kapasitas melaksanakan persiapan sebagai berikut:

  • Melaksanakan koordinasi dan pembinaan kepada desa yang telah ditunjuk.
  • Melaksanakan sosialisasi dan pembentukan Perdes.
  • Melaksanakan penghijauan.
  • Pemasangan spanduk dan papan imbauan.
  • Pembinaan bank sampah.
  • Gotong royong bersama.

3. Program Kampung Iklim

Desa Talang Lindung Kecamatan Sungai Bungkal Kota Sungai Penuh mendapatkan penghargaan trofi Program Kampung Iklim (Proklim) dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Republik Indonesia. Tropi Proklim tersebut diserahkan langsung oleh Menteri LHK RI Siti Nurbaya Bakar Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Sungai Penuh, Wahyu Rahman Dedy, di Gedung Kementerian LHK, Selasa (24/10/2023).

“Ada empat tingkatan penghargaan di Proklim, yaitu Proklim Pratama, Proklim Madya, Proklim Utama dan Proklim Lestari. Desa Talang Lindung pada tahun ini mendapatkan penghargaan trofi iklim Proklim Utama dari Kementerian LHK. Penilaian Proklim melalui proses pendaftaran di sistem registrasi nasional (SRN) pengendalian perubahan iklim yang telah dilakukan mulai awal tahun 2023 dan diverifikasi oleh Kementerian pada bulan Agustus 2023,” kata dia.

4. Launching TPS 3R

Pemerintah Kota Sungai Penuh launching tempat pengelolaan sampah reduce reuse recycle (TPS 3R) pada Rabu (11/10/2023) bertempat di aula kantor Walikota Sungai Penuh. Launching TPS 3R skala desa dan skala kawasan dilakukan langsung oleh Walikota Sungai Penuh Ahmadi Zubir bersama Wakil Walikota Alvia Santoni.

5. Adipura

Setelah menunggu beberapa tahun akhirnya Kota Sungai Penuh kembali menjadi salah satu kota yang dipantau dan dinilai untuk memperoleh penghargaan Adipura. Adipura adalah sebuah penghargaan bagi kota di Indonesia yang berhasil dalam kebersihan serta pengelolaan lingkungan perkotaan. Adipura diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Kota Sungai Penuh dengan penduduk lebih dari 100.000 jiwa masuk sebagai kategori kota sedang memulai ikut serta dalam ajang Adipura sejak tahun 2017, yang kemudian pada tahun 2018 sempat berhasil memperoleh sertifikat Adipura

Penilaian Adipura meliputi kebijakan tata kelola pemerintah terhadap tata kelola lingkungan yang baik meliputi pengelolaan kebersihan,ruang terbuka hijau dan partisipasi masyarakat dalam mengelola lingkungan kota yang bersih, sejuk dan berkelanjutan menjadi ciri khas Adipura.

Pemantauan dan penilaian Adipura ini dilaksanakan oleh tim dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Pemantauan ini akan terus dilakukan hingga tahun depan untuk melihat progres pengelolaan lingkungan yang dilakukan Pemerintah Kota Sungai Penuh dan hasilnya akan diumumkan pada tahun 2024. (Tomi)

Bagaimana Menurut Anda