Imigrasi Palu Wujudkan Wilayah Bebas Korupsi

0

PALU-SULTENG, BERITAANDA – Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Imigrasi Kelas I Palu, Zulhukmi Ottoluwa menjelaskan, sesuai tugas dan fungsi Sub Bagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan umum dan rumah tangga, sertaurusan kepegawaian dan urusan keuangan.

Selain itu, kata dia, sebagai unit pendukung pelaksanaan pelayanan kantor Imigrasi Kelas I Palu, pihaknya berusaha memfasilitasi sarana prasarana pendukung. Misalnya saja, peralatan dan kondisi ruangan pelayanan yang ada di kantor Imigrasi Palu.

“Atas saran Kepala Kanim, maka dilakukan rehabilitasi ruangan pelayanan. Itupun dengan menggunakan dana pemeliharaan rutin kantor yang sangat terbatas, dan sekarang hasilnya bisa dirasakan ruangan sudah menjadi agak luas,” jelas Zulhukmi, Rabu (15/8/2018).

Namun demikian, kata Zulhukmi, ukuran idealnya adalah rehabilitasi atau renovasi berat agar dapat memenuhi standar minimal luas ruang pelayanan kantor Imigrasi, namun hal tersebut membutuhkan dana yang cukup besar.

“Kita bersyukur telah mempunyai gedung kantor yang cukup layak, sebab masih ada kantor Imigrasi di daerah lain yang belum mempunyai gedung kantor,” ungkapnya.

Menurut Zulhukmi, pembangunan kantor Imigrasi Kelas I Palu berdiri tahun 1977, sehingga jika dilihat sesuai tahun pembangunannya, maka sudah layak untuk dilakukan renovasi secara keseluruhan.

“Kami tetap melakukan pemeliharaan secara optimal dengan menyesuaikan kondisi keuangan yang ada. Dan kami terus berusaha untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat,” jelasnya.

Target kedepan, kata Zulhukmi, pihaknya akan kembali mengusulkan renovasi berat.

“Usulan dari tahun 2015 hingga tahun 2018, bahkan untuk tahun 2019 mendatang akan kami usulkan untuk renovasi berat. Namun ada skala prioritas untuk pembangunan tersebut. Misalnya saja, pembangunan kantor Imigrasi yang sudah sangat mendesak, seperti di wiayah perbatasan negara,” jelasnya.

Saat ini, kata Zulhukmi, pihaknya harus bisa memanfaatkan sumber daya yang ada termasuk keuangan, hingga target menuju wilayah bebas dari korupsi (WBK) atau wilayah birokrasi bersih melayani (WBBM) dapat segera terwujud.

“Pak kepala kantor sudah menegaskan hal tersebut. Untuk dapat dilaksanakan dengan baik dan tetap semangat dalam bekerja dan bisa bersinergi sehingga pelayanan bisa lebih baik, pada akhirnya masyarakat yang menilai dalam pelayanan yang diberikan pihak Imigrasi Palu,” paparnya.

Selain itu, kata Zulhukmi, pihak Imigrasi mengakui jika masih ada fasilitas yang belum bisa terpenuhi, namun dengan sumber daya yang ada tetap akan dioptimalkan demi terwujudnya pelayanan prima bagi masyarakat. (R Nur)

Bagaimana Menurut Anda