Hindari Kemacetan, Terkadang Pemeriksaan Surat Kendaraan Dilakukan Sambil Jalan

186

KAYUAGUNG-OKI, BERITAANDA – Kepolisian Resort (Polres) Ogan Komering Ilir (OKI) melalui Satuan Lalulintas (Satlantas) rutin melakukan razia terhadap kendaraan yang melintas dalam wilayah hukumnya. Tidak lain bertujuan menertibkan pengendara dan meminimalisir terjadinya tindak kejahatan di jalan raya.

“Kami tentu dukung apa yang telah dilakukan oleh Satlantas Polres OKI. Berkat rutin razia, kita jadi termotivasi untuk lengkapi surat – surat kendaraan,” ungkap Andi, salah satu sopir saat diwawancarai usai terjaring razia di Jalintim depan kantor Bupati OKI, Kamis (15/8/2019) kemarin.

Disamping itu, masih katanya, paling tidak dengan razia dilaksanakan, terlebih lagi adanya patroli rutin yang dilakukan polisi dapat meminimalisir dan mempersempit ruang gerak para pelaku kejahatan di wilayah Jalintim OKI. Seperti pemalakan, jambret, begal, bahkan perampokan.

“Memang banyak juga masyarakat getir, khususnya sopir seperti kami ini merasa takut saat terjaring razia. Tetapi kalau surat-surat kendaraan lengkap dan tidak ada kesalahan, tak perlu khawatir. Karena pasti lolos dari pemeriksaan polisi,” ujarnya.

Kendati tidak bisa kita pungkiri banyak juga masyarakat atau pengendara yang tidak setuju dengan adanya razia rutin. Lanjutnya, tetapi itu bagi mereka yang tidak taat aturan.

“Kalau taat dengan aturan berkendara, kenapa mesti takut dan risih jika ada razia,” tegas dia.

Hal senada diungkapkan, Ratih, pengendara sepeda motor yang juga ikut terjaring razia yang dilaksanakan Satlantas Polres OKI tersebut.

Menurutnya, kenapa mesti takut jika surat kendaraan lengkap. Justru adanya razia rutin, kita selalu diingatkan untuk tertib berlalulintas.

Ketika disinggung apakah ada oknum polisi yang melakukan pungutan liar (pungli) ketika melakukan razia, dirinya menjawab dengan tegas, tidak. Bahkan juga, kata dia, kalau dahulu saat terjaring razia dan dirinya belum memiliki SIM, tidak ada toleransi dan tetap diberikan sanksi tilang.

“Saya lihat semuanya murni razia, apa yang telah dilakukan Satlantas Polres OKI tersebut sesuai dengan aturan berlaku. Kalau surat kendaraan tidak lengkap, ya dikenakan sanksi tilang,” ujar wanita muda ini seraya bersyukur lantaran pernah ditilang, namun kini sudah mengurus dan memiliki SIM.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres OKI AKP Ricky Nugraha melalui Kanit Patwal IPTU Tri Sapto saat dikonfirmasi, Jumat (16/8/2019) mengatakan, kita memang rutin menggelar razia kendaraan, termasuk di Jalintim depan kantor bupati.

“Razia rutin yang dilaksanakan tersebut, tak lain guna menertibkan kendaraan melintas. Dimana dalam proses penertiban itu, kita lakukan pemeriksaan terhadap surat-surat kendaraan, serta bagi pengendaranya sendiri apakah telah memiliki SIM,” ungkapnya.

Karena di lokasi tersebut, lanjutnya, arus lalulintasnya cukup padat. Maka terkadang jika kendaraan seperti truk terjaring yang posisinya berada di tengah dan bila tidak memungkinkan dipinggirkan, kelengkapan surat kendaraannya diperiksa sambil jalan untuk menghindari terjadinya kemacetan. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda