Heboh Klinik Asyifa dan Rumah Mantri Dayat Dibobol Perampok, Ini Pernyataan Resmi Polisi

3224

KAYUAGUNG-OKI, BERITAANDA Tersiar kabar bahwa telah terjadi peristiwa perampokan di Klinik Asyifa dan rumah mantri Dayat yang berada di Kota Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) yang tersebar melalui pesan singkat media sosial (medsos) WatshApp (WA), hingga akhirnya meluas ke grup-grup medsos tersebut.

Di pesan itu tertulis, ‘info penting ne, Kayuagung makin tidak aman. Semalam giliran klinik Asyifa yang kena rampok, 2 mobil Pajero kena gasak. Sebelumnya mantri Dayat sudah menjadi korban malam Minggu kemarin, 1 mobil + duit 40 Juta digasak oleh 4 orang yang menyamar jadi pasien di tengah malam’.

Kendati dalam pesan berantai yang tersebar tersebut terdapat ajakan agar meningkatkan kewaspadaan, namun karena dikatakan bahwa kejahatan semakin merajalela di Kota Kayuagung dan juga mengintai dimana – mana, sudah tentu menjadi kekhawatiran tersendiri bagi si pembacanya.

Tetapi setelah diselidiki oleh jajaran Polsek Kayuagung yang dipimpin Kapolsek AKP Nasharudin dengan mendatangi langsung dua lokasi yang dimaksud, yaitu Klinik Asyifa dan rumah Mantri Dayat, hasil investigasi serta interogasi yang didapat, ternyata informasi tersebar hanya hoax atau berita bohong belaka.

“Untuk info yang berkembang bahwa rumah mantri Dayat berada di Lingkungan VI Nomor 99 Kelurahan Jua-jua Kayuagung terjadi perampokan dengan kerugian uang Rp40 juta dan 1 unit mobil itu adalah hoax atau berita bohong,” ungkap Kapolsek Kayuagung AKP Nasharudin, Kamis (22/8/2019).

Kapolsek Kayuagung AKP Nasharudin ketika memintai keterangan terkait info yang tersebar.

Karena kita sudah datangi rumah yang bersangkutan, kata dia, hasil percakapan kita dengan adik iparnya yang sedang berada di rumah, bahkan berkomunikasi langsung dengan mantri Dayat yang menyatakan, bahwa info tersebut hoax dan tidak pernah terjadi peristiwa perampokan serta mobilnya pun ada terparkir di rumahnya.

“Begitupun penyelidikan ke Klinik Asyifa di Kelurahan Sidakersa Kayuagung, yang juga dikatakan terjadi perampokan dengan kerugian 2 unit mobil Pajero, ternyata hoax. Sudah kita datangi klinik dan bertemu langsung dengan dr Ayatullah, dinyatakannya info tersebut hoax, karena tidak pernah terjadi perampokan di tempatnya,” tegas dia.

Sementara itu, Kapolres OKI AKBP Donni Eka Syaputra menegaskan, setiap ada informasi tentang situasi kamtibmas di Kabupaten OKI hendaknya tidak diterima mentah-mentah. Penerima berita jangan ikutan menyebarkan berita yang belum diklarifikasi. Ada Polres OKI dan Polsek terdekat yang bisa dimintai klarifikasi benar tidaknya suatu berita

“Jika tidak bisa pergi ke Polres maupun Polsek, bisa telepon ke 110 dan akan dilayani. Jangan mudah termakan isu dan forward-kan terus ke orang lain. Ayo sama – sama dewasa dalam menerima informasi dan tidak meneruskan apapun yang tidak kita yakini kebenarannya,” tukas Kapolres.

Di Klinik Asyifa, dr Ayatullah ketika dimintai keterangan oleh jajaran Polsek Kayuagung.

Tidak hanya Kayuagung, bahkan OKI aman, bila kita ikut serta menjaganya dan peran serta semua masyarakat dibutuhkan. Lanjut dia, jika tidak yakin dengan kebenarannya, lebih baik diam dan tidak ikut menyebarkan.

“Karena yang menyebarkan berita yang bisa menimbulkan ketakutan warga dan jadi teror bisa diancam pidana UU ITE,” pungkas dia. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda