Hadiri PEDA KTNA di Sergai, Gubernur Sumut: APBD Diprioritaskan Untuk Pertanian dan Perikanan

86

SERGAI-SUMUT, BERITAANDA – Pekan Daerah Kontak Tani Nelayan Andalan (PEDA KTNA) ke-IV Provinsi Sumatera Utara tahun 2019 yang diselenggarakan di lapangan Desa Melati II Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Badagai (Sergai) resmi dibuka, Selasa (16/7/2019)

Bupati Sergai Soekirman mengucapkan terimakasih atas kehadiran gubernur, para bupati/walikota, serta peserta yang hadir dan menginap di Kabupaten Sergai sebagai daerah pertanian, wisata dan kebudayaan.

“Desa Melati II ini sejak lama dikenal sebagai desa pertanian. Pada tahun 1981 lalu, ditempat ini Provinsi Sumut menggelar Hari Krida Pertanian sebagai cikal bakal pelaksanaan PEDA KTNA hari ini,” kata bupati.

Tak lupa juga Bupati Soekirman mengajak seluruh yang hadir untuk melihat potensi Sergai melalui jargon pataya (pertanian, pariwisata, dan budaya).

“Buah, hasil pertanian, ikan semua ada disini, serta pariwisata andalan seperti pantai dan arung jeram,” ungkapnya.

“Kami berharap kepada gubernur agar nantinya dibangun badan sertifikasi tanaman organik di Sumut untuk mengurangi pengeluaran dapat bersaing dalam kancah internasional melalui pasar bebas yang telah berlaku sekarang,” jelas dia.

Sementara Gubernur Sumut Letjen (Purn) H. Edy Rahmayadi mengungkapkan rasa kesyukuran atas nikmat Allah SWT berupa surga kecil di Sumut yang paling serba ada, namun sayangnya belum kita mulai untuk memanfaatkannya.

“Kita harus bertani sesuai arahan Bung Karno, sebab tanah kita sangat subur. Untuk memastikan bahwa kita sehat melalui organik dan petani organik maju, maka tahun depan kita targetkan memiliki balai sertifikasi organik sendiri. Jangan sampai petani semakin bubar dan hilang, agar negara kita tidak menjadi negara konsumtif yang impor pangan dari luar negeri,” tegas dia.

Ia juga mengutarakan, bahwa sangat disayangkan jika kita tidak mampu memanfaatkan hasil alam dengan maksimal, sehingga jadi bergantung pada negara lain dalam hal impor. Mulai dari sayur, daging, hingga hal-hal lainnya.

“Banyak rencana yang harus kita buat guna mengembalikan daerah ini sebagai daerah agraris, untuk itu APBD akan diprioritaskan untuk pertanian dan perikanan. Untuk itu, mari kita bekerjasama mulai dari gubernur, bupati/walikota, dan rakyat guna membangun daerah dan mewujudkan target kita tersebut,” jelas dia.

Kadis Ketahanan Pangan dan Holtikultura Sumut Ir Dahler Lubis MMA menambahkan, kegiatan ini merupakan acara pertemuan dan silaturahmi serta koordinasi antara kontak tani dan nelayan yang telah dimulai sejak tahun 1983.

“Tahun ini adalah periode keempat sekaligus persiapan KTNA Sumut mengikuti PENAS KTNA se-Indonesia di Padang, Sumatera Barat pada tahun 2020 nanti,” jelas dia.

Dalam acara tersebut direncanakan akan diisi dengan kegiatan antara lain rembug utama, temu karya, unjuk tangkas, widya wisata, festival kesenian daerah, olahraga, dan beberapa kegiatan lainnya. (Dipa)

Bagaimana Menurut Anda