Dulu Kecamatan Tertinggal, Kini Air Sugihan Disulap Menjadi Sektor Perkotaan

0

Oleh: Imam Irfa’i, S.Kom.I (Putra Daerah Air Sugihan dibesarkan di Desa Pangkalan Damai Jalur 29 A2. Sekarang bekerja di Kementrian Agama Kabupaten Musi Banyuasin)

BERITAANDA – Hutan belantara, gambut dimana-mana, air mengalir rasa tak bisa sama, warna air yang berubah-ubah, itulah daerah pesisir yang dikenal sebagian dari kawasan pantai timur, yaitu Air Sugihan.

Air Sugihan sendiri merupakan salah satu kecamatan yang terletak di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Provinsi Sumatera Selatan, berbatasan dengan Kecamatan Muara Padang Kabupaten Banyuasin.

Sementara itu, masyarakat Air Sugihan adalah pendatang. Mereka mengikuti program transmigrasi pada tahun 1980-an. Hampir merata masyarakat atau penduduknya Zuriat Jawa.

Berbicara mengenai Air Sugihan (dahulu), orang memandangnya sebelah mata. Karena, rata-rata ekonomi warga saat itu sangat lemah, kurang gizi, minim pendidikan, dll. Selain itu, akses jalan yang belum memenuhi standar. Terkadang di musim hujan berdampak banjir, jalan lengket (berlumpur). Saat ingin mengurus administrasi ke ibukota kabupaten juga harus menempuh 3 jam perjalanan melalui jalur anak sungan Musi.

Kemudian, air minum tadah hujan. Untuk mandi airnya pun berubah-ubah sesuai musim, ada keruh, bening, maupun biru. Ini adalah sebuah kenyataan, masyarakat Air Sugihan penuh tantangan dan penderitaan puluhan tahun.

Setelah warga setempat mengetahui pentingnya arti pendidikan, pendangan mereka pun mulai terbuka. Air Sugihan bukan seperti rumput bergoyang, tapi memulai dengan fase peradaban baru. Air Sugihan membutuhkan 38 tahun, baru sekarang (2018) bisa dipandang.

Roda kehidupan mulai berputar sesuai harapan dan jeritan masyarakat, sehingga warga mengerti pentingnya membangun daerah sendiri tak harus bergantung pada orang lain. Lahan-lahan dulu menganggur sekarang berubah hijau daunnya karena padi. Dulu hanya onggokan kayu belantara sekarang berubah menjadi tanaman karet, sawit, jagung, palawija, dan lainnya.

Harapan Baru Masyrakat Air Sugihan

Kini siapa sangka, Air Sugihan yang dulu kecamatan tertinggal disulap menjadi sektor perkotaan. Sekarang, sasaran bagi para pemuda dan pemudi yang belum memiliki pekerjaan, berbondong-bondong memasukan lamaran ke perusahaan PT OKI Pulp and Paper Mills yang ada di Sungai Baung.

Kemudian, mendapatkan bantuan CSR dari PT OKI Pulp and Paper Mills, Kamis (8/2/2018), yang langsung di launching pemasangan tiang pancang jembatan penghubung antara Desa Pangkalan Damai Jalur 29 Air Sugihan Kabupaten Ogan Komering Ilir dengan Jalur 16 wilayah Kabupaten Banyuasin oleh Bupati OKI Iskandar SE.

Ini adalah sebuah harapan baru. Jika jembatan penghubung selesai sesuai jadwal, maka tak ayal suatu saat nanti Kecamatan Air Sugihan mendongkrak sumber ekonomi kuat untuk Kabupaten OKI. Alasannya, akses mudah, persaingan para toke (pengusaha) semakin bersaing, baik harga sawit, padi dll. Juga akan menguntungkan rakyat Air Sugihan.

Karena manfaat jembatan dari segi geografi dan kependudukan mempermudah akses perjalanan yang sebelumya hanya bisa ditempuh lewat jalur sungai, dengan dibangunnya jembatan tentunya dua tempat yang sebelumnya terpisah dapat dihubungkan melalui jalur darat.

Selamat untuk masyarakat Air Sugihan semoga berjaya. (*)

Bagaimana Menurut Anda