Ditlantas Polda Sumsel Mulai Antisipasi Kemacetan Arus Balik Lebaran di Ruas Palembang-Betung

12

PALEMBANG, BERITAANDA – Menghadapi puncak arus balik lebaran, Direktorat Lalu Lintas Polda Sumsel mengantisipasi lonjakan kendaraan yang akan melintas di Palembang-Betung menuju Jambi dan sebaliknya.

Direktur Lalu Lintas Polda Sumsel Kombes Pol. M. Pratama mengatakan, pihaknya sudah melakukan pengecekan jalan, dimulai dari KM 12 kota Palembang hingga ke KM 76 yang berbatasan dengan Musi Banyuasin. Dari Musi Banyuasin langsung ke Bayung Lencir sampai ke Sungai Lilin.

“Disini sepanjang di Sungai Lilin ini, menjadi perhatian kita karena disepanjang jalan ini terdapat pasar tumpah. Disana akan kami tempatkan satu penanggung jawab, yang dibantu beberapa katim, yang masing-masing memiliki kekuatan 30 personel,” kata M. Pratama kepada wartawan, Sabtu (13/4/2024).

Diakui Pratama, yang menjadi hambatan di KM 76 hingga KM 52 terdapat 23 tanjakan dan turunan yang perlu diatasi, karena disinilah yang menjadi pusat perlambatan kendaraan yang perlu diantisipasi.

“Dan kita harapkan diperlambatan ini, ketika terjadi naik turun, kita akan gelar masing-masing empat personel disepanjang 23 tanjakan dan turunan, untuk mengantisipasi jika terjadi perlambatan tidak ada kendaraan yang menyerobot melawan arus yang akan menghambat laju kendaraan dari dua arah,” ungkap mantan Karo Ops Polda Gorontalo tersebut.

Dikatakan Pratama, seluruh personel sudah tergelar mulai dari semalam hingga berakhirnya masa arus balik lebaran.

Antisipasi lainnya, pihaknya juga menyiapkan mobil derek setiap 8 kilometer, manakala terjadi kemogokan maupun kerusakan kendaraan yang bisa menghambat laju kendaraan lain.

“Kami juga sudah mengecek kesiapan personel dimasing-masing penggal dan juga padal untuk tetap insert hari ini sampai dengan seterusnya, tetap berada di lokasi personel. Kemudian personel yang kita tempatkan segera menempati posnya masing-masing, sekalipun belum ada titik kerawanan. Serta mengenali lokasi yang sudah kita plot manakala terjadi kemacetan, terjadi hambatan, mereka sudah paham situasi kondisi dan apa yang akan mereka perbuat,” jelas Alumni Akpol 91.

Masih dikatakan Pratama, pihaknya juga menyediakan kantor parkir di KM 52, tepatnya di depan pusat perkantoran Pemkab Banyuasin apabila masih ada kendaraan sumbu tiga ke atas yang lolos melintas. Namun apabila kendaraan tersebut membawa kebutuhan penting, pihaknya akan melansir kendaraan tersebut, tapi jika yang berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas maka kendaraan itu akan dipinggirkan.

“Kepada para pemudik yang akan melakukan perjalanan balik untuk mematuhi peraturan lalu lintas, ikuti petunjuk dan arahan dari petugas yang ada, dan yang tidak kalah pentingnya jika merasa lelah dan capek segera beristirahat di pos-pos pelayanan maupun pos pengamanan yang tersedia disepanjang jalur mudik. Apabila ada gangguan kesehatan, tersedia tenaga medisnya. Kemudian barcode Polda Sumsel bisa digunakan apabila meminta bantuan polisi,” tandasnya. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda