Diandra, Caleg Jurnalis Berbudaya Lampung

0

BANDAR LAMPUNG, BETITAANDA – Pemilik nama panjang Diandra Taurus Irawan Putra ini kelahiran Kembahang Lampung Barat, selama beberapa tahun terakhir ia aktif sebagai jurnalis televisi pada beberapa media penyiaran seperti TVRI Lampung, Radar TV dan I News TV.

Konten acara yang ia bawakan mulai dari news program, reportase, dialog dan terutama juga konten siaran berbahasa Lampung. Ia juga menjadi redaktur dari majalah berbahasa Lampung, Majalah Budaya dan Wisata.

Perjalanannya sebagai penggiat Budaya Lampung dimulainya sejak masa kuliah, hal ini berangkat dari perhatian dan kecintaannya yang mendalam akan tanah kelahirannya Bumi Lampung, dan terutama juga karena kekhawatirannya akan degradasi adat budaya Lampung, terutama dikalangan generasi muda Lampung sebagai pewaris local wisdom dan peradaban Lampung.

Kecintaan dan kepeduliannya akan kearifan lokal Lampung tidak terjadi dengan tiba-tiba, terlahir di Kembahang kampung halaman yang memiliki orisinilitas budaya Lampung, membuatnya selalu berupaya memberikan sumbangsih sekecil apapun bagi pelestarian dan pengembangan budaya Lampung.

Ragam budaya Lampung ia rangkum dalam artikel-artikelnya, mulai dari sejarah Lampung, ragam kuliner, sastra, konfederasi adat, instrumen musik tradisional, hingga arsitektur dan rumah adat Lampung.

Beragam medium telah pula ia gunakan bagi mengejawantahkan Lampung dan ke-Lampung-an, seperti broadcasting televisi, media massa, clothing, film, musik hingga seminar. Tulisan-tulisannya tentang Sekala Bekhak dan Lampung akhirnya membangkitkan efek domino berkaitan dengan sejarah dan asal usul Jelma Lampung.

Kebersamaannya dengan Gamolan Institute Lampung yang ia dirikan bersama Hasyimkan, Novel Sanggem, Andi Wijaya dan Yudi Bayong telah pula memberikan pola dan warna tersendiri pada pelestarian, pengembangan dan revitalisasi adat Budaya Lampung.

Sebagai seorang penyair, eksistensinya telah terangkum pada beberapa antologi puisi di Provinsi Lampung, nasional dan bahkan Asia. Buku antologi dimaksud adalah seperti puisi krakatau, antologi puisi kemerdekaan, antologi puisi untuk Indonesia, antologi sajak penyair Asean dan antologi sastrawan Asia puisi wangian kembang.

Puisi adalah manifestasi kecintaannya akan tanah kelahirannya, Tanoh Lampung. Kecintaannya yang dalam akan nusantara dan ke-Indonesiaan, selain juga gambaran kisah hidupnya akan cinta, perjalanan proses kehidupan dan ke-Tuhanan.

Jalan politik adalah salah satu cara Diandra memberikan sumbangsih bagi manusia dan kemanusiaan, bagi adab dan peradaban. Baginya politik adalah salah satu jalan sebagai sarana pengambil kebijakan untuk kemaslahatan sesama.

Di tahun 2019, ia adalah salah satu generasi muda berbudaya Lampung calon legislatif untuk DPRD Provinsi Lampung dari Partai Perindo wilayah Lampung Barat, Tanggamus dan Pesisir Barat dari dapil 4 nomor urut 4, Diandra Taurus Irawan Putra SH. (Katrine)

Bagaimana Menurut Anda