Conference dengan Gubernur Sumut, Bupati Laporkan Penanganan Covid-19 di Tapsel

108

TAPSEL-SUMUT, BERITAANDA – Pemprov Sumut menggelar video conference dengan walikota/bupati se-Sumut, terkait mengecek kesiapan setiap daerah dalam mengantisipasi penyebaran virus corona, Selasa (24/3/2020), Pemkab Tapsel ikut serta di dalamnya.

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi melalui video conference mengatakan, dalam waktu dekat ini akan ada 4.000 TKI yang akan dikembalikan ke Sumut dari berbagai negara. Untuk itu kepada setiap daerah agar memantau para TKI, guna menekan penyebaran Covid-19.

Dikatakannya, cara yang paling efektip untuk menghalau dan memutus jaringan mata rantai penyebaran virus Covid-19 adalah berdiam diri dan tidak beraktifitas ke luar rumah. Tiadakan kegiatan bersifat mengundang keramaian.

Kepada seluruh bupati/walikota diminta untuk segera melakukan relokasi anggaran dalam hal menangani Covid-19 secepatnya, serta segera membahas anggaran dengan DPRD sesuai prosedur dengan mempedomani Permendagri.

Diinformasikan pula, Sumut akan memperoleh tes cepat (rapid test) Covid-19 dari pemerintah pusat sebanyak 3.600 unit, dan alat pelindung diri (APD) sebanyak 175.000 untuk tenaga medis yang nantinya akan disalurkan ke semua kabupaten/kota di Sumut.

Sementara Bupati Tapsel H. Syahrul M. Pasaribu menyebut sejumlah langkah-langkah yang telah dilakukan pemkab dalam mengantisipasi sebaran Covid-19. Antara lain penyampaian imbauan melalui radio, begitu juga imbauan kepada masyarakat.

“Dinas Kesehatan dan BPBD Tapsel bergerak secara simultan, dan besoknya kami juga melaksanakan rapat dengan pihak kecamatan dan Puskesmas yang secara serentak untuk mengambil langkah yang tepat,” kata Syahrul.

Sambung dia, Dinas Ketenagakerjaan juga telah mengimbau seluruh perusahaan yang ada di Tapsel, seperti tambang emas, demi antisipasi penyebaran Covid-19. Dan, perhatian dari pihak perusahaan juga sejauh ini sangat besar.

Pada bagian lainnya, dilaporkan bupati, hingga kini sudah ada 3 warga berstatus orang dalam pemantauan (ODP), namun kondisi dari kesehatan mereka sudah semakin membaik. Pemkab Tapsel juga sedang menyiapkan ruang isolasi dengan sembilan tempat tidur.

“Ruang isolasi di RSUD Sipirok tersebut saat ini sedang direhab dan mudah-mudahan pada hari Jumat akan datang sudah selesai,” ujar Syahrul seraya menyebut, Puskesmas pun diinstruksikan beroperasi 24 jam. Perkembangannya di update ke Dinas Kesehatan dan Gugus Tugas.

Selain itu, sekolahpun telah diliburkan. Berikut penyemprotan cairan disinfektan ke sejumlah rumah ibadah dan perkantoran, terutama ruang publik. Pemkab Tapsel juga telah memesan alat pelindung diri (APD). (Anwar)

Bagaimana Menurut Anda