Bupati Andar ke Masyarakat Paluta: Hindari People Power

498
Bupati Padang Lawas Utara (Paluta) Andar Amin Harahap.

PALUTA-SUMUT, BERITAANDA – Bupati Padang Lawas Utara (Paluta) Andar Amin Harahap menghimbau masyarakat agar tetap menjaga situasi kamtibmas jelang sidang pleno KPU pada tanggal 22 Mei 2019 mendatang.

Hal tersebut Andar sampaikan saat menghadiri acara buka puasa bersama bulan Ramadhan dengan sejumlah masyarakat di Kota Padangsidimpuan, Sabtu (18/5/2019) sore.

“Masyarakat kiranya senantiasa menjaga keamanan ketertiban dan kekondusifan, menjelang pengumuman hasil pemilu 2019, yakni pemilihan presiden dan wakil presiden serta hasil pemilihan legislatif,” katanya.

Menurut Andar, sesuai dengan undang-undang penyelenggaraan pemilu, hasil pemilihan presiden (pilpres) serta pemilihan legislatif (pileg) adalah sepenuhnya merupakan kewenangan dan tanggung jawab KPU. Oleh karena itu, Andar meminta masyarakat agar menerima apapun hasil keputusan yang ditetapkan oleh KPU. Hal itu juga ia kemukakan karena mengingat adanya provokasi untuk melakukan gerakan people power pada saat sidang pleno KPU nanti.

Selain itu Andar berharap, disamping agar masyarakat tidak turun ke jalan ataupun membuat gejolak yang berlebihan, masyarakat juga diharapkan untuk tetap tenang menyikapi bagaimana nantinya pengumuman hasil pemilu tersebut.

“Pemkab beserta Forkominda Paluta, Insya Allah akan berusaha semaksimal mungkin menjaga kekondusifan. Sehingga harapan atas hasil pilpres dan pileg bisa membawa manfaat dan kemakmuran bagi masyarakat luas, khususnya di Paluta,” ujar Andar.

Senada, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Paluta, H Awaluddin Harahap, menyampaikan himbauannya terhadap masyarakat untuk tidak mudah terpancing upaya provokasi yang menjurus kepada tindakan yang bersifat melanggar konstitusi negara.

Sehubungan apakah sudah ada warga Kabupaten Paluta yang berencana akan dan atau sudah berangkat ke Jakarta untuk ikut gerakan people power pada saat sidang pleno KPU tanggal 22 Mei nanti, dengan tegas H. Awaluddin menampik hal itu.

“Hingga kini, kami belum mendengar ada niatan masyarakat ke arah itu, dan akan kami sampaikan itu tak ada artinya atau gunanya. Jadi, kalau muncul rumor bilang ada yang berangkat, itu cuma bisik-bisik yang sepenuhnya tidak bisa dipertanggung jawabkan,” sebutnya. (Anwar)

Bagaimana Menurut Anda