Bantuan Alat Penyulingan Picu Produk Serai Wangi Koptan Tapsel

137

TAPSEL-SUMUT, BERITAANDA – Kelompok tani (Koptan) Maju Bersama Desa Huta Holbung Kecamatan Angkola Muaratais Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) telah memiliki alat penyulingan produksi serai wangi baru.

Alat ini merupakan bantuan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Kehutanan, yang spesifikasi alatnya semi modern dan berbahan dasar serba stainless dengan dilengkapi monitoring temperatur kontrol.

“Alat ini dipastikan dapat meningkatkan produktivitas dan minat petani menanam tumbuhan serai wangi di Kecamatan Angkola Muaratais,” ungkap Camat Angkola Muaratais AM. Fadhil kepada wartawan, Jumat (23/8/3019).

Hal itu, menurut hitung-hitungan Fadhil, sangat jelas ditinjau dari perbandingan kapasitas pengolahan bahan bakunya. Jika alat ataupun drum lama hanya bisa menampung 10 kilogram saja, sekarang menjadi 500 kilogram.

Kehadiran alat ini pun mulai munculkan gairah masyarakat Huta Holbung untuk budidaya tanaman serai wangi. Lahan yang tadinya tidur (tidak produktif) kini ditanami. Serai wangi diyakini punya prospek cerah dan menjanjikan.

Informasi dihimpun, Kepala Desa Huta Holbung, Anton Putra Harahap, bahkan sudah menyusun rencana bekerjasama dengan Koptan Maju Bersama di bidang peningkatan produksi minyak serai wangi bagi petani di daerahnya.

“Usaha itu akan dijalankan lewat Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) melalui lini pemberdayaan warga. Kita akan terus mendorong masyarakat memanfaatkan lahan kosong yang ada untuk ditanami serai wangi,” ungkap Anton.

Satu hektare (ha) lahan memuat 650 rumpun tanaman serai wangi dan per rumpun itu 20 batang. Bisa dipanen seminggu satu kali. Sejauh ini, Koptan Maju Bersama sudah menikmati hasil dengan menjual Rp300 ribu per liter.

Daerah setempat, sebut Anton, sangat potensial untuk lahan budidaya serai wangi. Sekarang ini saja, dari sekira 50 ha luas area tanam, 7 ha diantaranya sudah ditanami serai wangi berusia dua tahun dan waktu dekat ini bisa dipanen.

“Pangsa pasar bukanlah sebuah kendala, sehingga petani tak perlu khawatir. Ini dikarenakan tingginya permintaan pasar akan produksi serai wangi untuk ekspor sebagai bahan baku obat dan parfum,” tandas Anton. (Anwar)

Bagaimana Menurut Anda