Agus Masnanto Jabat Ketua IPSI OKI Periode 2018 -2022

0

KAYUAGUNG-OKI, BERITAANDA – Agus Masnanto SP MP terpilih sebagai Ketua Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) Kabupaten OKI periode 2018 – 2022, dalam musyawarah cabang (muskab) yang digelar di GOR Biduk Kajang Kayuagung, Selasa (30/10/2018).

Terpilihnya Agus Masnanto secara aklamasi, menggantikan Ketua IPSI OKI periode 2014 – 2018 Aris Panani, setelah para ketua pengurus kecamatan IPSI dan pimpinan perguruan silat se-Kabupaten OKI akhirnya menyepakati hanya ada satu nama dalam muskab tersebut.

Selain dihadiri oleh para peserta yang memiliki hak pilih, muskab ini dihadiri oleh Sekretaris IPSI Sumatera Selatan Drs Darlis, Pengurus KONI Kabupaten OKI dan dari Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten OKI.

Sekretaris IPSI Sumsel Drs Darlis mengapresiasi kegiatan muskab yang digelar oleh IPSI OKI. Dirinya berharap kegiatan tersebut dapat berjalan sukses dan lancar serta melahirkan ketua yang memiliki dedikasi untuk membesarkan organisasi, terlebih IPSI adalah organisasi yang besar dan memiliki banyak anggotanya.

“Selamat bermusyawarah, pilihlah yang terbaik untuk kemajuan IPSI di Kabupaten OKI, jika nanti telah terpilih ketua baru maka semua pihak harus mendukung karena tidak akan berhasil seorang ketua memimpin organisasi tanpa dukungan dari para anggotanya,” harap dia.

Sementara itu Ketua IPSI OKI terpilih Agus Masnanto, SP MP mengucapakan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk menakhodai IPSI OKI 4 tahun kedepan.

Menurutnya, muskab kali ini merupakan muskab perdana yang dilakukan dan terpilih ketua secara demokratis.

“Artinya saudara-saudara sekalian yang bersepakat untuk memilih saya sebagai ketua, dan saya sangat mengapresiasi dukungan dan siap mengemban kepercayaan yang diberikan. Namun tentu saya berharap dukungan penuh agar organisasi ini dapat berjalan dengan baik dan lebih maju,” kata Agus Masnanto yang juga anggota DPRD OKI tersebut.

Diterangkannya, sebagai langkah awal untuk mengembangkan IPSI OKI, dirinya akan melakukan restrukturisasi dan konsolidasi organisasi hingga ke tingkat bawah, termasuk melakukan inventarisir segala sumber daya yang dimiliki.

“Strukturnya harus kuat dulu, artinya akan kita lakukan pembenahan internal sehingga nanti jika kita lakukan pembinaan atlet memang dilakukan bukan secara simultan saja, tetapi dengan proses pembinaan yang baik,” katanya.

Selain itu, sambungnya, dukungan dari pemerintah juga sangat dibutuhkan terkait dengan pembinaan atlet, baik dukungan moril maupun materil.

“Artinya butuh dukungan dana yang cukup memadai untuk pembinaan atlet, terutama cabor pencak silat. Terbukti ada atlet pecak silat asal OKI menyabet juara ketiga nasional, artinya potensinya banyak namun butuh pembinaan dengan baik,” pungkas dia. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda