80 Ton Kopi Kerinci dan Jangkat Akan di Ekspor ke Belgia

69

JAMBI, BERITAANDA – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi HM. Dianto mengatakan bahwa 80 ton kopi Kerinci dan kopi Jangkat (Kabupaten Merangin) akan di ekspor ke Belgia. Hal itu disampaikan HM. Dianto dalam sesi wawancara usai menyambut kedatangan tamu dari Belgia, di VIP Room Bandara Sultan Thaha Syaifudin Jambi, Jumat (11/10/2019).

Pihak Kedutaan Besar Belgia yang datang ke Provinsi Jambi adalah Mr.Giullaume Gossens, didampingi oleh beberapa orang dari Kementerian dan instansi terkait dari Pemerintah Indonesia.

Sekda manyatakan, di bawah Tim Belgia ini ada LSM yang bernama Rikolto, yang selama kurang lebih 3 tahun membina petani kopi, terutama di Kayu Aro Kabupaten Kerinci dan di Jangkat Kabupaten Merangin.

“Setelah 3 tahun mereka membina petani di Kayu Aro, yakni petani Kerinci Barokah, alhamdulillah berkat pembinaan tersebut, petani kita memproduksi kopi arabika dan di Jangkat memproduksi kopi robusta. Kualitasnya bagus. Pernah ikut perlombaan, ternyata dinilai yang terbaik,” ujar sekda.

“Oleh karena itulah, kopi di Kerinci ini akhirnya dipromosikan oleh LSM yang bekerjasama dengan Pemerintah Belgia ini,” lanjut sekda.

Selama kunjungan nanti, kata sekda, tim dari Belgia akan mengunjungi tempat-tempat perkebunan kopi dan kebun kayu manis.

“Mereka akan membeli hasil perkebunan. Insya Allah khusus untuk kopi saja, tahun ini mereka akan membeli dengan total lebih kurang 80 ton. Mudah-mudahan potensi kita yang lebih kurang 300 ton itu, bisa kita jual ke buyer dari Eropa. Kalau harga sudah level kelas Eropa, kesejahteraan petani kita akan meningkat,” terang sekda.

Sekda mengajak pemerintah kabupaten melalui OPD terkait membina petani untuk menjaga kualitas kopi.

“Misalnya ketika panen warna kopi harus berbuh merah, jangan nanti pada saat warnanya masih hijau atau kuning sudah dipanen, karena nanti akan menyebabkan kualitasnya tidak baik. Lalu dalam proses penjemurannya petani harus dibina, sesuai dengan yang dibuat LSM Rikolto selama 3 tahun. Kita pun melalui OPD terkait, terus mengajak mereka untuk berbuat yang terbaik, tidak hanya untuk mereka, tetapi juga untuk Provinsi Jambi,” ungkap sekda.

Dianto menambahkan, kopi yang akan di ekspor ke Belgia itu dalam bentuk green bean, yang sebelumnya sudah dicoba hasil produksinya. (Inro)

Bagaimana Menurut Anda