2 Pelaku Pembunuh Melinda Zidemi Dituntut Hukuman Mati

254

KAYUAGUNG-OKI, BERITAANDA – Dengan langkah gontai dan raut wajah penyesalan, Hendri dan Nang yang merupakan pelaku pembunuh calon pendeta Melinda Zidemi pasrah ketika digiring petugas memasuki ruang sidang Pengadilan Negeri (PN) Kayuagung Ogan Komering Ilir (OKI), Rabu (9/10/2019).

Dalam persidangan lanjutan dengan agenda pembacaan tuntutan hukuman bagi terdakwa, keduanya dikenakan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana sehingga dituntut hukuman mati.

Ari Bintang Prakoso selaku Kepala Kejaksaan Negeri OKI didampingi Kasi Pidum Heri Priharianto mengatakan, dalam kasus pembunuhan calon pendeta Melinda Zidemi, kedua terdakwa memang sudah direncanakannya.

“Sesuai fakta persidangan bahwa kedua terdakwa melakukan pemerkosaan dan pembunuhan, dan telah direncanakan terlebih dahulu. Oleh karena itu, kedua terdakwa dikenakan Pasal 340 KUHP,” katanya.

Dan dari hasil jalannya persidangan, lanjut dia, tidak ada hal-hal dapat meringankan bagi perbuatan terdakwa. Sehingga sesuai fakta sudah sepantasnya terdakwa dijatuhi hukuman mati.

Sementara itu, Candra Eka Septiawan yang merupakan pengacara dari pihak terdakwa menuturkan, bahwa akan mengajukan pledoi pembelaan yang rencananya digelar pekan depan.

“Menurut kami hukuman bagi terdakwa sangat berat, karena sesuai keterangan terdakwa bahwa pembunuhan itu tidak direncanakan,” jelasnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, maka dari itu kita akan berupaya supaya terdakwa Hendri dan Nang dijatuhkan hukuman lebih ringan.

“Jadi saya mengusahakan agar terdakwa dapat dijatuhkan hukuman yang seringan-ringannya,” ucapnya.

Sidang pledoi pembelaan rencananya akan digelar pekan depan, dijadwalkan tanggal 16 Oktober 2019 di PN Kayuagung.

“Oleh karena itu kita akan menyiapkan berkas pembelaan tuntutan,” pungkas dia. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda