18 Sekolah di Sergai Terima Penghargaan Adiwiyata 2020

227

SERGAI-SUMUT, BERITAANDA – Sebanyak 18 sekolah di Kabupaten Serdang Bedagai menerima penghargaan sebagai Sekolah Adiwiyata Provinsi Sumatera Utara (Provsu) tahun 2019, bertempat di halaman SD Negeri 101956 Sukaramai, Dusun IX Sukaramai, Desa Celawan Kecamatan Pantai Cermin, Selasa (18/2/2020).

Adapun ke-18 sekolah tersebut antara lain SMPN 1 Sei Rampah, SMPN 1 Tanjung Beringin, SMPN 2 Tebing Tinggi, SMPN 1 Bandar Khalipah, SMPN 2 Teluk Mengkudu, SMPN 2 Bandar Khalipah, SMPN 1 Serba Jadi.

Selanjutnya SDN 102011 Sei Buluh, SDN 104303 KP Ibus Sei Rampah, SDN 106224 Kerapuh, SDN 101952 Tualang, SDN 101929 Perbaungan, SDN 101930 Perbaungan, SDN 108293 Perbaungan, SDN 101956 Suka Ramai, SDN 105377 Naga Kisar, SDN 106223 Pekan Kamis dan SDN 102061 Bangun Bandar.

Kabid Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Panduan Mariduk Sitorus SKM, MAP menjelaskan bahwa penyerahan penghargaan sekolah peduli lingkungan dan budaya (Adiwiyata) tahun 2019 ini memiliki makna penting, serta sebagai pedoman lingkungan hidup yang lebih baik lagi.

“Melalui peran partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda, kita telah melaksanakan program peningkatan kesadaran masyarakat melalui program perlindungan hidup sebagai penumbuhan karakter yang berwawasan lingkungan,” jelas dia.

Kadis Lingkungan Hidup Provinsi Sumut Dr. Ir. Binsar Situmorang, M.Si, MAP menambahkan, dalam mewujudkan Sumut yang bermartabat, diimbau program Adiwiyata ini terus kita tingkatkan sebagai upaya dalam perlindungan dan pengawasan lingkungan hidup di sekolah. Baik berupa kontribusi tenaga lingkungan, pemeliharaan pohon, membuat lubang biopori dan sumur resapan, serta melakukan penghematan terhadap penggunaan listrik.

“Hal ini merupakan langkah-langkah untuk melakukan keberlanjutan lingkungan hidup kita kedepan. Oleh karenanya, kami berharap Dinas Pendidikan agar dapat senantiasa terus mendorong dan membesarkan program tersebut, serta mensosialisasikannya kepada masyarakat untuk peduli lingkungan,” tegas dia.

Ketua DPRD Sergai dr. M. Riski Ramadhan Hasibuan juga sangat bersyukur, karena 18 sekolah di Sergai mendapat anugerah Adiwiyata. Ini merupakan prestasi yang sangat membanggakan. Anugerah Adiwiyata Provinsi Sumut tahun 2019 ini bukanlah tujuan akhir dari kegiatan tersebut.

“Kami sangat mengharapkan kedepannya seluruh sekolah negeri maupun swasta dapat memahami, menyadari dan pastinya peduli, serta mengubah perilaku untuk dapat melakukan budaya pelestarian lingkungan secara berkelanjutan,” pungkas dia.

Sebagaimana diketahui, bahwa Adiwiyata merupakan program dari Menteri Lingkungan Hidup RI yang bertujuan untuk mendorong terciptanya pengetahuan dan kesadaran warga sekolah.

Bupati Sergai Ir. H, Soekirman pada sambutannya mengatakan, hal ini merupakan akumulasi dari satu niat dan kemauan untuk pembangunan berkelanjutan yang lestari.

“Ada niat kalau tidak ada kemauan tidak akan bisa terjadi, begitu sebaliknya. Seperti juga dalam semua agama disebutkan bahwa segala sesuatunya dilakukan oleh niat yang baik, pasti hasilnya akan baik.  Dalam kaitan ini disebut bahwa, kita telah melaksanakan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan atau sistem sustainable development.”

“Mendefinisikan bahwa sustainable development adalah yang pertama teknik bisa dikerjakan, kemudian dari segi ekonomi mungkin perlu kita lakukan secara berulang-ulang, secara teknis dan ekonomi bisa dikerjakan dengan layak.”

Visible sociality secara sosial dapat diterima oleh masyarakat, kemudian secara lingkungan berwawasan. Kemanusiaan menjadi kata kunci tentang pembangunan berkelanjutan, seperti di Kabupaten Sergai yang diwujudkan oleh Dinas Pendidikan yang dikenal dengan program Green Clean Life(GCL) serta Gerakan Pelajar Peduli Sampah (Gerappah).”

“Kami berterima kasih dengan program Gerappah hingga kebersihan lingkungan, khususnya di lingkungan sekolah dapat tercapai. Saya ucapkan terimakasih kepada guru-guru di SD ini, yang telah mempersiapkan tempat ini dengan baik. Semoga menjadi amal jariyah dan kebanggaan berkah buat kita semua,” pungkas bupati. (Dipa)

Bagaimana Menurut Anda